Pasang Kampas Ganda Aftermarket Buat Motor Matic Harian, Pilih yang Empuk atau Racing?
Bingung memilih kampas ganda empuk atau racing untuk motor matic harian? Kenali karakter, plus minus, dan pilihan paling nyaman berikut ini--Istockphoto
MOTOREXPERTZ.COM -- Bikin tarikan motor matic lebih responsif emang paling bener lewat jalur upgrade CVT. Selain mainin roller atau per CVT, ganti kampas ganda aftermarket juga sering jadi pilihan biar akselerasi makin jengat.
Tapi awas, jangan asal beli! Di pasaran, karakter kampas ganda aftermarket itu beda-beda. Ada tipe empuk yang ngejar kenyamanan, ada juga tipe racing yang gigitannya agresif banget. Nah, buat motor matic harian, mending pilih yang mana nih?
Tugas Kampas Ganda
Sebagai penyalur tenaga di kopling sentrifugal CVT, kampas ganda bertugas meluk rumah kopling alias mangkok ganda saat gas dipelintir. Begitu RPM naik, kampas bakal mekar, gigit mangkok, dan roda belakang pun berputar.
Karakter bahan kampas ini ngaruh banget ke rasa berkendara. Kalau terlalu licin, motor bakal terasa ngeden alias lemot. Tapi kalau gigitannya terlalu galak, motor malah jadi gampang nyentak.
BACA JUGA:Jangan Tunggu Gredek Makin Parah, Kampas Ganda Motor Matic Punya Batas Usia Pakai
Kampas Ganda Empuk
Kampas ganda tipe empuk biasanya pakai material yang gampang gigit mangkok kopling sejak putaran mesin rendah. Efeknya, penyaluran tenaga terasa smooth dan enggak bikin kaget.
Buat Bradsis yang tiap hari ketemu jalanan padat, sering stop and go, atau doyan boncengan, tipe empuk ini paling juara. Buka gas tipis-tipis saat keluar gang, nanjak, atau di parkiran mall berasa lebih rileks dan gampang dikontrol.
Asyiknya lagi, tarikan bawah terasa lebih ngisi tanpa harus plintir gas dalam-dalam. Sisi minusnya, karena bahannya empuk, tipe ini biasanya lebih cepat aus kalau sering dipaksa kerja keras atau gaya berkendaranya agresif.
Kampas Ganda Racing
Kebalikan dari tipe empuk, kampas ganda racing dirancang tahan panas dan bekerja optimal di RPM tinggi. Materialnya cenderung keras dan baru ngegigit maksimal pas dapat suhu ideal.
Kalau dipadukan dengan per kampas ganda yang lebih keras dan roller ringan, tarikan awal dijamin makin spontan dan jengat. Karakter begini jelas favorit buat penyuka kecepatan atau yang hobi touring luar kota.
Tapi inget, buat harian di kota besar, tipe racing belum tentu nyaman. Kalau racikan CVT-nya enggak pas, motor bakal terasa nyentak-nyentak atau mesin raung duluan baru jalan saat merayap di kemacetan. Ditambah lagi, kalau dipakai jarak dekat dan santai, performanya malah enggak jauh beda dari kampas standar.
BACA JUGA:Hindari Kebiasaan Ini Jika Tak Ingin Kampas Ganda Motor Matic Cepat Rusak
Jangan Ketipu Embel-embel 'Racing'
Embel-embel racing enggak otomatis bikin motor langsung melesat kencang, Bradsis. Ingat, CVT itu satu kesatuan sistem. Performa akhir tetap ditentukan oleh kondisi mangkok kopling, bobot roller, spek per CVT, v-belt, sampai tenaga mesin itu sendiri.
Nyelipin kampas racing di motor standar tanpa hitungan matang malah bikin mesin gandeng (meraung tinggi) tapi lari kagak. Ujung-ujungnya, motor jadi enggak nyaman dan bensin otomatis makin boros.
Mana Pilihan Paling Aman Buat Harian?
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
