Motor MotoGP Pakai Bensin RON 102, Apakah Ada di SPBU Indonesia?
Motor MotoGP Pakai Bensin RON 102, Apakah Ada di SPBU Indonesia?--Super7Moto
MOTOREXPERTZ.COM --- Motor yang digunakan di ajang MotoGP tidak hanya mengandalkan mesin berteknologi tinggi, tetapi juga membutuhkan bahan bakar dengan spesifikasi khusus.
Meski beberapa tim menggunakan produk dari perusahaan migas yang juga beroperasi di Indonesia, seperti Shell, bukan berarti bahan bakar yang dipakai sama dengan BBM yang dijual di SPBU.
Regulasi MotoGP mengatur secara ketat spesifikasi bahan bakar agar performa motor tetap kompetitif sekaligus menjaga persaingan berlangsung adil.
Sebagai perbandingan, BBM dengan nilai oktan tertinggi yang dipasarkan Pertamina saat ini adalah Pertamax Turbo dengan RON 98, sedangkan motor MotoGP menggunakan bahan bakar dengan nilai oktan mencapai RON 102.
BACA JUGA:Yamaha Classy Modifest 2026 Tuntas Digelar, Ratusan Modifikator Pamer Gaya Unik di 5 Kota
BACA JUGA:Honda ADV 160 Tampil dengan Livery Spesial Spiderman di Malaysia dengan Jumlah Terbatas
Setiap Tim Bebas Memilih Pemasok BBM
Pabrikan yang berlaga di MotoGP diberikan kebebasan untuk menentukan pemasok bahan bakarnya masing-masing.
Meski demikian, seluruh bahan bakar tetap harus memenuhi regulasi teknis yang ditetapkan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) dan Dorna.
- Ducati menggunakan Shell sebagai pemasok bahan bakar.
- Beberapa tim lain mempercayakan pasokan BBM kepada Elf yang merupakan bagian dari TotalEnergies.
- Untuk kelas Moto2 dan Moto3, Petronas menjadi pemasok bahan bakar tunggal bagi seluruh peserta.
Spesifikasi BBM Diawasi Ketat
Setiap bahan bakar yang digunakan tim akan melalui proses pengujian untuk memastikan sesuai regulasi dan tidak memberikan keuntungan yang tidak semestinya.
Selain komposisi bahan bakar, FIM juga mengawasi kapasitas tangki serta prosedur pengisian sebelum balapan berlangsung.
- Kapasitas maksimum tangki untuk balapan adalah 22 liter.
- Bahan bakar diperbolehkan didinginkan hingga 15 derajat Celsius sebelum dimasukkan ke tangki.
- Tim tidak diizinkan menambah maupun memodifikasi isi tangki menjelang balapan.
- FIM melakukan pengawasan terhadap volume bahan bakar sejak proses pendinginan hingga masuk ke dalam tangki motor.
BACA JUGA:Gagal Capai Sepakat, Regulasi Satu Motor MotoGP 2027 Terancam Batal
Tidak Hanya RON Tinggi
Penggunaan BBM MotoGP bukan hanya soal angka RON yang lebih tinggi dibandingkan bensin komersial.
Komposisi bahan bakar juga dirancang agar mampu mendukung performa mesin prototipe yang berputar hingga lebih dari 18.000 rpm, sekaligus memenuhi regulasi penggunaan bahan bakar yang kini semakin mengarah pada kandungan nonfosil atau berkelanjutan.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
