Silverstone Bayar Ratusan Miliar untuk Gelar MotoGP hingga 2028, Bagaimana dengan Biaya di Mandalika?
Pembalap Yamaha Monster Energy, Fabio Quartararo di Sirkuit Silverstone--Michelin Motorsport
MOTOREXPERTZ.COM -- Sirkuit Silverstone, Inggris, dipastikan tetap menjadi tuan rumah MotoGP hingga musim 2028 setelah memperpanjang kerja sama dengan MotoGP Sports Entertainment Group (MotoGP SEG).
Kesepakatan tersebut diumumkan menjelang gelaran MotoGP Inggris 2026 dan memastikan Inggris tetap memiliki tempat dalam kalender MotoGP selama dua musim tambahan, yakni 2027 dan 2028.
Durasi kontrak ini terbilang lebih pendek dibanding sejumlah sirkuit lain yang mendapatkan kesepakatan hingga 2031, seperti Le Mans, Barcelona, serta Mandalika dan Sepang yang memiliki kontrak jangka panjang.
BACA JUGA:Seberapa Sering Filter Fuel Pump Motor Harus Dibersihkan atau Diganti? Ini Penjelasannya

Sirkuit Silverstone--RoadRacingWorld
Silverstone Punya Sejarah Panjang di MotoGP
Silverstone memiliki sejarah panjang dalam penyelenggaraan balap motor dunia karena sudah menjadi venue MotoGP sejak 1977.
Setelah sekitar satu dekade, penyelenggaraan Grand Prix Inggris berpindah ke Donington Park sebelum kembali ke Silverstone pada musim 2010, dan sejak itu sirkuit legendaris tersebut kembali menjadi lokasi tetap MotoGP Inggris.
Carmelo Ezpeleta selaku CEO MotoGP SEG (sebelumnya bernama Dorna Sports) mengatakan, “Inggris memiliki warisan yang kaya dalam balap motor dan tetap menjadi salah satu pasar terpenting untuk MotoGP. Sejak kembalinya kami ke Silverstone pada tahun 2010, kami telah menjalin kemitraan yang kuat dan bersama-sama telah menyelenggarakan akhir pekan balapan di Inggris yang tak terlupakan.”
BACA JUGA:Meriahkan Mozia MotoFest 2026, Motul Ajak Komunitas Kawasaki Coba Pelumas KPO 10W40
BACA JUGA:Pesona Yamaha Y16ZR-R Terbaru, Kembaran MX-King yang Naik Kelas dengan Fitur Canggih
Kisaran Biaya Gelar MotoGP di Silverstone
Besaran biaya yang harus dikeluarkan promotor lokal untuk menghadirkan MotoGP dikenal sebagai commitment fee.
Berdasarkan kisaran yang pernah diberitakan media Totalsportek, nilainya dapat berada di rentang 6 juta hingga 14 juta euro per seri atau sekitar Rp115 miliar hingga Rp269 miliar dengan asumsi kurs Rp19.200 per euro.
Besaran tersebut tidak bersifat seragam karena dapat dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari popularitas balapan, jumlah penonton, kebutuhan logistik, fasilitas sirkuit, hingga status trek yang sudah lama digunakan atau baru dibangun.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
