Awas Jebol! Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Bikin Dinamo Motor Listrik Cepat Rusak
Ada beberapa kebiasaan yang kelihatannya sepele, tetapi kalau dilakukan terus-menerus bisa membuat motor penggerak bekerja lebih keras dari seharusnya.--United Motor
MOTOREXPERTZ.COM -- Motor listrik memang punya sistem penggerak yang lebih simpel dibanding motor bensin. Tapi jangan salah, bukan berarti dinamo atau motor penggeraknya kebal dari kerusakan.
Cara pemakaian sehari-hari justru punya pengaruh besar terhadap umur komponen tersebut. Ada beberapa kebiasaan yang kelihatannya sepele, tetapi kalau dilakukan terus-menerus bisa membuat motor penggerak bekerja lebih keras dari seharusnya.
Salah satunya adalah terlalu sering memaksa motor listrik menghadapi kondisi berat, seperti tanjakan panjang atau membawa muatan berlebih.
Sering Dipaksa Nanjak Bisa Bikin Dinamo Kepanasan
Tanjakan sebenarnya bukan masalah selama motor listrik digunakan sesuai kemampuan dan kapasitasnya, bradsis. Yang bikin repot adalah ketika motor terus dipaksa menanjak dalam waktu lama, apalagi sambil membawa beban berlebih.
Kerja motor yang terlalu berat dapat membuat temperatur meningkat. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, panas berlebih berpotensi mempercepat penurunan kondisi sejumlah komponen di dalam sistem penggerak.
Karena itu, jangan cuma memperhatikan kapasitas baterai. Kemampuan motor penggerak juga perlu disesuaikan dengan penggunaan sehari-hari.
BACA JUGA:Awas, Ini Risiko Baterai Motor Listrik Sering Dibiarkan Sampai Nol Persen
Sering Bawa Beban Berlebih
Motor listrik memiliki batas beban yang perlu diperhatikan, termasuk bobot pengendara dan barang yang dibawa.
Semakin besar bobot yang harus digerakkan, semakin besar pula tenaga yang dibutuhkan motor untuk memutar roda. Jika motor terus dipaksa membawa muatan di luar batas yang dianjurkan, komponen penggerak akan menerima beban kerja lebih tinggi.
Meski tarikan motor listrik masih terasa kuat, bukan berarti kapasitas angkutnya boleh diabaikan. Karena itu, tetap sesuaikan beban dengan kemampuan kendaraan.
Sering Terobos Air
Selain beban dan tanjakan, kondisi jalan juga harus diperhatikan. Motor listrik memiliki komponen kelistrikan, kabel, konektor, serta seal yang harus dijaga kondisinya.
Air dan kelembapan yang masuk ke bagian yang tidak semestinya bisa memicu korosi atau gangguan pada konektor. Bahkan, seal yang sudah rusak dapat membuat perlindungan terhadap air dan debu menjadi tidak maksimal.
Karena itu, kamu sebaiknya tidak asal menerobos genangan yang dalam. Setelah motor melewati jalan basah atau terkena cipratan air cukup banyak, periksa bagian bawah kendaraan dan area sekitar sistem penggerak.
BACA JUGA:Motor Listrik Lama Tidak Dipakai, Baterai Sebaiknya Diisi Berapa Persen?
Jangan Abaikan Suara dan Getaran Aneh
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
