Keributan yang terjadi dipicu pengaruh miras, bukan pelayanan SPBU. Tidak ada penjarahan ataupun kerusakan, hanya sampah yang berserakan keesokan harinya.
BACA JUGA:Pertamina Terancam Keteteran Akibat Penugasan Pasokan BBM ke SPBU Swasta
Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati terhadap berbagai bentuk disinformasi.
“Selain isu pembatasan BBM, masyarakat juga perlu mewaspadai hoaks lainnya seperti rekrutmen fiktif yang meminta biaya, kabar mobil tangki Pertamina mengisi di SPBU swasta, maupun informasi palsu terkait harga,” wanti Roberth.
Pertamina pun mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya pada kabar yang belum jelas sumbernya. Jika ragu, masyarakat dapat mengecek langsung melalui kanal resmi Pertamina seperti Pertamina Call Center 135 atau akun media sosial resmi Pertamina.