Terancam Tergusur di Ducati, Pecco Bagnaia: Saya Hanya Mau Fokus Balapan!

Senin 26-01-2026,12:56 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

Musim 2026 juga membawa perubahan regulasi, salah satunya rencana penerapan sistem radio antara tim dan pembalap.

Bagnaia mengaku skeptis dengan inovasi ini. Menurutnya, kabel radio di helm sangat mengganggu pergerakan kepala saat menikung.

"Sangat merepotkan. Bayangkan saat Anda sedang rebah di tikungan, tiba-tiba mendengar suara Davide Tardozzi (Manajer Tim) berteriak ada tumpahan oli. Itu hal yang harus diadaptasi," urainya.

Selain itu, aturan baru melarang pembalap mendorong dan menghidupkan motor setelah terjatuh di sisa kualifikasi atau balapan. Hal ini menuntut Bagnaia untuk lebih lihai menjaga mesin tetap hidup jika mengalami insiden, demi mencuri poin penting.

BACA JUGA:Francesco Bagnaia Akui Ada Perkembangan dari Motor Ducati di Tes MotoGP Valencia

Misi Balas Dendam

Tahun 2026 adalah tahun pembuktian. Pecco datang tidak hanya untuk sekadar membalap, tapi untuk misi balas dendam.

"Ambisi saya adalah bangkit. Saya punya potensi untuk membuat hidup Marc (Marquez) lebih sulit, tidak seperti tahun 2025 lalu," tegas pembalap nomor 63 tersebut.

Kategori :