Motor Jarang Dipakai Tapi Cepat Rusak? Ini Kesalahan Fatal yang Sering Diremehkan Pemilik Motor

Selasa 27-01-2026,11:00 WIB
Reporter : Yohanes Ishak
Editor : T. Sucipto

MOTOREXPERTZ.COM --- Banyak orang merasa aman karena motornya jarang dipakai. Logikanya sederhana, makin jarang digunakan, makin awet. Tapi kenyataannya justru kebalik. 

Menariknya, faktanya tidak sedikit motor yang jarang dipakai malah lebih cepat bermasalah dibanding motor harian.

Kalau motor kamu kalia jalan tapi sering bikin kaget di bengkel, besar kemungkinan ada kesalahan perawatan yang selama ini dianggap sepele.

Masalah Utama: Motor Terlalu Lama Diam

Motor bukan barang pajangan. Saat terlalu lama tidak digunakan, banyak komponen justru mengalami penurunan fungsi. Mesin dirancang untuk bekerja, bukan diam berbulan-bulan tanpa sirkulasi.

BACA JUGA:Rem Motor Selalu Pakem Meski Dipakai Harian? Ini Tips Perawatannya yang Sering Diremehkan

BACA JUGA:Jangan Sampai Mesin Menyerah di Tengah Jalan: Tips Anti Overheat Saat Touring Jarak Jauh

Akibatnya, pelumasan tidak merata, karet-karet mengeras, dan komponen bergerak mulai kehilangan fleksibilitasnya.

Kesalahan Umum Pemilik Motor Jarang Pakai

Masalah biasanya bukan di motornya, tapi di cara pemilik merawatnya. Pertama, jarang memanaskan mesin. 

Banyak orang mengira cukup memanaskan motor seminggu sekali. Padahal, mesin perlu bekerja agar oli bersirkulasi ke seluruh komponen, bukan sekadar hidup sebentar di tempat.

Kedua, lupa ganti oli karena jarang dipakai. Oli tetap menurun kualitasnya meski motor tidak jalan jauh. Oli bisa teroksidasi, menyerap uap air, dan kehilangan kemampuan melumasi.

BACA JUGA:Geng Motor Satria Baja Hitam Siap Touring, Mau Berantas Kejahatan?

BACA JUGA:Semakin Menipis, Ini Daftar SPBU Shell yang Masih Tersedia

Ketiga, aki dibiarkan tanpa perawatan. Motor jarang dipakai membuat aki terus-menerus kehilangan daya. Tanpa pengisian rutin, aki bisa soak lebih cepat dari perkiraan.

Kategori :