Tak lagi Motor Bensin, Kini Sunmori Motor Listrik, Mulai Dilirik?

Sabtu 21-02-2026,08:00 WIB
Reporter : Yohanes Ishak
Editor : T. Sucipto

MOTOREXPERTZ.COM --- Sunmori selama ini identik dengan suara knalpot dan rombongan motor bensin yang memadati jalan pagi. 

Tapi sekarang mulai ada pemandangan berbeda. Motor listrik pelan-pelan ikut masuk ke barisan. 

Bukan cuma lewat, tapi benar-benar ikut riding bareng komunitas. Pertanyaannya, apakah sunmori motor listrik benar-benar mulai dilirik? Jawabannya iya, meski belum dominan.

Di kota-kota besar, motor listrik sudah makin sering terlihat. Brand seperti Gesits, Alva, dan United E-Motor mulai punya pengguna aktif yang tidak sekadar pakai buat harian, tapi juga ikut riding santai akhir pekan. 

BACA JUGA:3 Motor Listrik China 2026 yang Siap Guncang Pasar Indonesia, Harga Kompetitif Fitur Berani

BACA JUGA:Motor Listrik Mulai Menggoda, Tapi Kenapa Penjualannya Masih Jalan di Tempat?

Sunmori jadi panggung baru buat menunjukkan bahwa motor listrik bukan cuma kendaraan jarak pendek, tapi juga bisa dipakai gaya.

Karakter motor listrik yang responsif justru cocok untuk riding pagi dalam kota. Torsi instan bikin akselerasi terasa ringan tanpa perlu main kopling atau oper gigi. 

Untuk rute 30 sampai 60 kilometer, performanya sudah lebih dari cukup. Ditambah lagi, sensasi senyapnya memberi pengalaman berbeda. Bukan soal adu suara, tapi menikmati jalan dengan suasana lebih tenang.

Faktor biaya juga jadi daya tarik. Untuk jarak sunmori standar, konsumsi listrik jelas lebih hemat dibanding bensin. Buat rider yang rutin ikut agenda mingguan, ini terasa signifikan dalam jangka panjang.

Tapi tentu ada batasannya. Jarak tempuh masih jadi perhatian utama. Tidak semua motor listrik punya daya jelajah jauh, apalagi kalau riding dilakukan agak agresif.

BACA JUGA:BREAKING NEWS: 'MOTOR LISTRIK' KTM 580 KM RESMI MELUNCUR! Cas 10 Menit, Bikin Motor Konvensional Ketar-Ketir

BACA JUGA:Perkiraan 5 Motor yang Bakal Laris di Februari 2026: Molis Mulai Masuk Perhitungan

Perencanaan rute jadi lebih penting. Rider harus memastikan baterai cukup untuk pulang pergi, karena isi daya tidak secepat isi bensin.

Soal penerimaan komunitas, perlahan mulai berubah. Awalnya motor listrik sering dipandang "beda sendiri". Sekarang, selama tetap tertib dan satu frekuensi riding santai, banyak komunitas sudah lebih terbuka. Sunmori pada akhirnya bukan soal jenis mesin, tapi soal kebersamaan dan menikmati perjalanan.

Kategori :