“Sayangnya, dia menabrak trotoar di Tikungan 4, dan peleknya pecah. Itulah mengapa dia kehilangan tekanan udara, dan dia terpaksa berhenti. Dia menabrak tepi puncak tikungan dan rodanya pecah,” katanya.
“Tidak, saya tidak ingat pernah melihat hal seperti itu. Kita bisa mengatakan itu adalah kesalahan, tetapi dia benar-benar tidak beruntung karena banyak pembalap keluar di Tikungan 4 dan tidak ada yang mengalami masalah ini,” lanjut Tardozzi.
“Pokoknya begini. Dia (Marquez) bilang dia menabrak trotoar, dia tidak tahu kenapa, tapi peleknya hancur,” jelasnya.
Masalah ban yang dialami Marquez memperparah hari akhir pekan yang sulit bagi Ducati, karena rentetan podium empat tahun mereka di MotoGP harus pupus di Buriram.