JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer sepeda motor Honda, memanfaatkan bulan Ramadan untuk mempererat hubungan dengan SMK binaan.
Lewat kegiatan Buka Puasa Bersama bertajuk ‘Sarasehan’ yang berlangsung di SMK Jaya Buana, Kabupaten Tangerang, Kamis (05/03), WMS menegaskan komitmennya dalam pengembangan pendidikan vokasi.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen silaturahmi, tetapi juga ajang diskusi tentang kebutuhan keterampilan di dunia industri, khususnya sektor otomotif.
Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto, menyebut bahwa kerja sama antara industri dan SMK tidak sebatas formalitas.
BACA JUGA:Mudik Lewat Jalur Jakarta–Merak? Wajib Mampir ke Bale Santai Honda, Ada Kursi Pijat Gratis
“Hubungan antara industri dan pendidikan vokasi tidak hanya sebatas kerja sama formal, tetapi juga bagaimana kita mampu mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi, karakter dan kesiapan menghadapi dunia kerja," ungkapnya.
"Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memperkuat komunikasi serta kolaborasi dengan SMK binaan agar pengembangan pendidikan vokasi dapat berjalan semakin optimal,” tambah Benedictus.
Kegiatan Buka Puasa Bersama ini dihadiri 56 SMK binaan di area Jakarta – Tangerang yang diwakili kepala program studi (kaprodi) dan guru.
Kehadiran mereka menjadi kesempatan berharga untuk berdiskusi langsung dengan pihak industri, menyamakan visi terkait pengembangan kurikulum berbasis industri, serta kebutuhan kompetensi lulusan.
BACA JUGA:Kawal Perjalanan Mudik, Wahana Honda Hadirkan Bengkel AHASS Siaga & Siaga+, Cek Lokasinya!
Selain itu, kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Ahmad Muhibbuddin, General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor (AHM), yang menekankan pentingnya kolaborasi antara AHM, WMS, dan SMK binaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.
Momentum ini juga sejalan dengan semangat Sinergi Bagi Negeri (SBN), di mana Honda berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Program ini mencakup pembinaan SMK, peningkatan kompetensi guru dan siswa, serta penyelarasan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri otomotif.
“Melalui sinergi yang terus kami bangun bersama AHM dan 56 SMK binaan, kami berharap pendidikan vokasi dapat terus berkembang dan melahirkan generasi muda yang unggul," tambah Benedictus.
BACA JUGA:Mau Mudik Pakai Motor? Simak Nih, 5 Panduan #Cari_Aman Ala Wahana Honda