JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Akhir pekan yang awalnya menjanjikan bagi Fabio Quartararo di MotoGP Brasil 2026 harus berakhir pahit.
Juara dunia 2021 itu gagal memanfaatkan keunggulan start di baris depan setelah dihantam masalah teknis pada ban belakang yang membuatnya terlempar jauh ke urutan 16.
Padahal, Quartararo sempat mencuri perhatian di sesi kualifikasi. Menunggangi Yamaha V4 terbaru, pembalap asal Prancis ini berhasil mengamankan posisi keempat, hasil kualifikasi terbaiknya musim ini.
Apalagi di sprint race, Quartararo masih bisa menjaga ritme dan finis di posisi keenam. Tapi, semua berubah drastis saat balapan utama dimulai.
BACA JUGA:Terungkap! Ini Alasan MotoGP Brasil 2026 Dipangkas Jadi 23 Lap
Bukannya bertarung di barisan depan, pembalap Yamaha itu justru perlahan mulai kehilangan ritme. Hingga akhirnya, ia harus puas finis di posisi ke-16 dengan selisih waktu lebih dari 26 detik.
Quartararo mengungkapkan masalahnya ternyata sudah muncul bahkan sebelum lampu start padam.
“Sejak lap pemanasan, saya sudah merasa ada yang tidak beres di bagian belakang,” katanya.
Masalah di ban belakang itu bikin motornya kehilangan grip dan performa. Alhasil, sejak awal balapan, ia kesulitan menjaga kecepatan dan bersaing dengan pembalap lain.
BACA JUGA:Bagger World Cup: Balapan Motor Gede yang Tiba-Tiba Masuk Panggung MotoGP
Ditambah lagi, start yang tidak seapik sprint race membuat situasinya makin sulit.
“Start-nya tidak sebagus kemarin. Dengan rasio gigi yang lebih panjang, tenaga juga terasa kurang. Tapi yang paling terasa memang dari ban belakang,” lanjutnya.
Belum selesai sampai di situ, drama lain muncul jelang start. Race Direction MotoGP tiba-tiba memutuskan memangkas jumlah lap dari 31 jadi 23 lap karena kondisi trek yang rusak di tikungan 11 dan 12.
Masalahnya, keputusan itu baru diumumkan sekitar lima menit sebelum balapan dimulai.
BACA JUGA:Jadwal MotoGP Amerika 2026: Bakal Jadi Panggung Marco Bezzecchi Lagi?