Catat! Per 1 April 2026 Harga BBM Berpotensi Mengalami Penyesuaian Harga

Selasa 31-03-2026,09:00 WIB
Reporter : Yohanes Ishak
Editor : T. Sucipto

MOTOREXPERTZ.COM --- Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan bensin di Indonesia berpotensi mengalami penyesuaian harga mulai hari Rabu, 1 April 2026 mendatang tepat pukul 00:00 WIB.

Dilansir dari berbagai sumber, hal ini karena adanya ketidakpastian dunia lantaran dampak dari konflik di Selat Hormuz yang membuat kenaikan harga minyak mentah.

Masyarakat Indonesia pun diminta bersiap terkait adanya potensi penyesuaian harga BBM pada Rabu, 1 April 2026 mendatang, yang nantinya secara rutin diinformasikan setiap awal bulan setiap pukul 00.00 WIB.

Meski demikian, hingga saat ini masih belum ada kepastian apakah nantinya harga bensin akan naik atau turun di Indonesia.

BACA JUGA:Update Ketersediaan SPBU BP di Beberapa Wilayah: Bensin sudah Kembali Tersedia Lagi

BACA JUGA:Dunia Krisis Bahan Minyak, Masyarakat Pilih Jalan Kaki untuk Kerja daripada Naik Motor dan Mobil

Perlu diingat, walau harga bensin di SPBU seperti Pertamina, Shell, BP, dan Vivo masih belum berubah seperti 1 Maret 2026, namun peluang adanya perubahan harga masih terbuka tergantung bagaimana situasi dan perkembangan global.

Sekedar mengingatkan, dunia saat ini sedang menahan napas melihat situasi di Selat Hormuz. 

Jalur perairan sempit yang memisahkan Teluk Persia dan Teluk Oman ini mendadak jadi titik paling panas di peta geopolitik global. 

Ketegangan yang terjadi bukan lagi sekadar gertakan, melainkan ancaman nyata bagi stabilitas ekonomi banyak negara.

BACA JUGA:Bensin Terancam Habis dalam 20 hari ke Depan, SPBU di Aceh Diserbu Masyarakat

BACA JUGA:Membayangkan Motor Listrik vs Motor Bensin 10 Tahun Lagi, Mana yang Lebih Ramai Pembeli?

Pemicu utama konflik ini adalah memanasnya hubungan antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. 

Semuanya meledak setelah serangan militer yang diluncurkan AS dan Israel ke wilayah Iran pada akhir Februari 2026. Serangan ini memicu respons keras dari Teheran yang merasa kedaulatannya diinjak-injak di tengah situasi politik domestik yang juga sedang sensitif.

Sebagai balasan, Iran secara efektif memperketat kontrol bahkan melakukan blokade parsial di Selat Hormuz. Jalur ini adalah "urat nadi" energi dunia karena sekitar 20% pasokan minyak mentah dan gas alam cair (LNG) global harus lewat sini. Jika jalur ini tersumbat, maka aliran energi ke pasar internasional otomatis terganggu secara drastis.

Kategori :