“Menurut saya, sirkuit yang indah ini terasa seperti sirkuit di Eropa, yang sangat menarik bagi saya,” ungkap Mark Aitchison.
Ia juga menambahkan rasa bahagianya bisa berada di Indonesia untuk berbagi pengalaman balapnya yang luas.
Mark berharap dapat segera kembali ke Mandalika untuk melatih lebih banyak rider berbakat.
Selain pembalap profesional, konten kreator otomotif seperti Fumio Prasetya dari Kebumen juga turut ambil bagian.
BACA JUGA:Nggak Cuma Riding, Komunitas Ducati Ini Bantu Renovasi Pesantren di Sukabumi
Ia merasa bangga bisa menjajal lintasan yang biasanya digunakan oleh para bintang MotoGP dunia.
Fumio menekankan bahwa saat ini masyarakat umum sangat mudah jika ingin merasakan pengalaman balap di Mandalika.
Pihak penyelenggara telah menyediakan fasilitas lengkap bagi siapa saja yang ingin mendaftar.
“Tinggal ikut program yang tersedia, sudah ada fasilitas sewa motor, wearpack, dan helm,” jelas Fumio Prasetya dengan antusias.
Ia juga sangat mengapresiasi kinerja profesional dari tim medis, marshal, hingga manajemen MGPA selama acara berlangsung.
Baginya, pengalaman ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi seorang penggemar otomotif tanah air.
Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan ekosistem motorsport di Indonesia secara berkelanjutan.
Ia ingin Mandalika menjadi rumah yang ramah bagi seluruh komunitas motor nasional.
BACA JUGA:VinFast Gandeng 6 Dealer Raksasa: Siap Bangun Showroom Motor Listrik di Bali Hingga Jawa!
“Kegiatan track day seperti Ride in Track ini membuka peluang bagi masyarakat luas untuk merasakan langsung pengalaman berkendara,” ujar Priandhi Satria.