MOTOREXPERTZ.COM -- Seri ketiga World Supersport (WSSP) 2026 digelar di Sirkuit Assen, Belanda, pada akhir pekan ini, 17–19 April besok.
Balapan ini jadi salah satu ronde penting yang kembali mempertemukan para rider terbaik dunia, termasuk wakil Indonesia, Aldi Satya Mahendra.
Membawa misi balas dendam, rider berjuluk "El’ Dablek" ini punya modal kuat untuk menaklukkan sirkuit legendaris yang dikenal dengan julukan The Cathedral of Speed tersebut.
Bagi Aldi, Assen bukanlah trek yang asing. Dalam tiga tahun terakhir, ia tercatat selalu berkompetisi di sini dalam berbagai level kejuaraan dunia, mulai dari R3 BLU CRU World Cup 2023, World Supersport 300 2024, hingga World Supersport 2025.
Hebatnya, pembalap asal Yogyakarta ini punya rekor konsisten selalu finis di posisi 10 besar saat berlaga di Assen. Bahkan pada musim 2025 lalu, Aldi sukses mengamankan posisi ke-8 di Race 1 maupun Race 2.
BACA JUGA:Drama Portimao 2026: Aldi Satya Mahendra Berjuang Lawan Cedera dan Insiden di Lintasan!
Fokus Pulihkan Fisik dan Jinakkan Yamaha YZF-R9
Setelah sempat kehilangan poin pada seri sebelumnya di Portimao, Aldi kini fokus penuh pada pemulihan. Tinggal sementara di Eropa membantunya lebih intens berlatih fisik dan mengasah feeling dengan Yamaha YZF-R9 miliknya.
Kabar baiknya, kondisi cedera pergelangan tangan yang sempat mengganggu kini terus membaik. Hal ini jelas jadi faktor penting untuk meningkatkan performa saat race weekend nanti.
Aldi pun cukup optimistis menatap seri Assen. Ia berharap bisa bangkit setelah hasil kurang maksimal di Portimao dan kembali mengamankan poin penting.
”Saya berharap race Assen akan menjadi titik comeback setelah sebelumnya di Portimao tidak menghasilkan poin. Karakter trek Assen familiar, dan support set up motor yang sesuai adalah faktor penting buat balapan nanti," ungkap rider binaan Yamaha Racing Indonesia itu.
BACA JUGA:Gokil! Start Paling Belakang, Aldi Satya Mahendra Melesat Raih Podium 2 di WorldSSP 2026 Australia
"Juga tidak ada insiden saat race dan kondisi pergelangan tangan mulai membaik, membantu saya memperoleh result yang lebih baik lagi dengan mengambil poin signifikan dari dua race,” lanjutnya.
Sementara itu, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, menilai perkembangan Aldi cukup positif, terutama dari sisi mental dan pengalaman balap di Eropa.
”Tidak hanya recovery fisik, tapi mental rider dunia yang dimiliki Aldi Satya Mahendra sangat membantu dia menghadapi berbagai keadaan yang terjadi di ajang World Supersport dengan perubahan dinamis," ucap Wahyu.
"Pressure atmosfer persaingan yang ketat juga bisa di handle dengan baik. Experience balapan di sirkuit-sirkuit Eropa seperti Assen kali ini, jadi nilai plus berkompetisi untuk mencetak prestasi. Race di Assen diharapkan menandai momen bangkit lagi agar semakin terpacu dalam melakoni musim ini,” tambahnya.