Sementara itu, bagian subframe dan swingarm kini mengandalkan bahan aluminium yang ringan.
Kombinasi material ini diklaim mampu meningkatkan keseimbangan beban saat berkendara.
Kedua model mengandalkan mesin satu silinder berkapasitas 398cc dengan pendingin cairan.
Jantung mekanis ini sudah mengadopsi teknologi DOHC dan sistem injeksi bahan bakar.
Penggunaan katup asupan titanium membantu mesin menghasilkan tenaga sebesar 38 PS.
Torsi maksimal yang dihasilkan mencapai 37 Nm pada putaran mesin tertentu. Mesin baru ini juga sudah lolos standar emisi Euro 5+ yang ketat.
Transmisi lima percepatan tetap dipertahankan namun kini memiliki fitur Suzuki Clutch Assist System.
Fitur SCAS ini membuat perpindahan gigi menjadi lebih halus dan terkendali.
BACA JUGA:Performa Mesin Tiga Silinder MV Agusta F3 R yang Lahir dari Teknologi Balap Italia
Teknologi ride-by-wire juga kini hadir untuk pertama kalinya pada platform DR-Z.
Pengendara bisa memilih tiga mode berkendara yaitu mode A, B, dan C.
Terdapat juga pengaturan kontrol traksi untuk medan aspal maupun jalanan berkerikil.
Suzuki DR-Z4S dirancang khusus untuk penggunaan medan berat atau jalur enduro.
BACA JUGA:Toprak Razgatlioglu Prediksi MotoGP Jerez Bakal Sulit denga Gaya Balap Superbike
Motor ini menggunakan roda berdiameter 21 inci di depan dan 18 inci.