Yamaha akan mengaplikasikan komponen aerodinamika yang telah divalidasi selama pengujian intensif di Jerez.
Quartararo mengonfirmasi bahwa penggunaan perangkat aero baru tersebut bersifat sangat positif bagi tim.
Perubahan ini bertujuan membantu pebalap melakukan manuver tajam dan mencatat waktu putaran lebih baik.
Ia mengakui bahwa sebelumnya ia tidak mampu memacu motor secara maksimal di tikungan.
BACA JUGA:Bos Yamaha Akui Proyek Mesin V4 MotoGP Ternyata Lebih Sulit dari Perkiraan
Secara teknis, penggunaan sayap depan model terbaru diharapkan mampu memberikan gaya tekan yang lebih stabil.
Hal ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan motor saat memasuki tikungan lambat.
Quartararo menyebutkan bahwa perubahan ini akan mengarahkan pengembangan motor ke jalur yang lebih kompetitif.
Kembalinya kepercayaan diri pebalap merupakan modal utama Yamaha untuk bersaing di papan tengah.
BACA JUGA:Maverick Vinales Absen di MotoGP Prancis 2026, Ikuti Saran Tim Medis Red Bull Demi Pemulihan
Selain peningkatan teknis, motor Yamaha milik Quartararo akan tampil dengan corak atau livery spesial.
Ia menilai tampilan khusus untuk balapan kandang ini akan terlihat sangat keren bagi penggemar.
Namun, tantangan besar menanti karena prakiraan cuaca di Le Mans diprediksi akan mengalami hujan.
Kondisi lintasan yang basah seringkali memberikan kejutan bagi para pebalap papan atas.
BACA JUGA:5 Pemenang Terakhir MotoGP Prancis di Sirkuit Bugatti: Belum Ada yang Dominan
Quartararo menyatakan bahwa semangat juangnya tetap sama meskipun hasil balapan belum sesuai keinginan.