Meskipun Miami terlihat ideal, banyak hal teknis yang tetap harus segera diselesaikan.
Standar keamanan untuk balap motor jauh berbeda dibandingkan dengan mobil Formula 1.
Kedekatan dinding pembatas dan keterbatasan area run-off menjadi fokus utama bagi tim teknisi.
Sirkuit jalan raya Miami membutuhkan modifikasi besar agar layak bagi pebalap MotoGP.
BACA JUGA:Bos Yamaha Akui Proyek Mesin V4 MotoGP Ternyata Lebih Sulit dari Perkiraan
Pengumuman mengenai GP Australia yang akan menggunakan sirkuit jalan raya menjadi bahan eksperimen.
Hasil dari balapan di Australia akan menjadi panduan bagi Liberty dan MotoGP.
Mereka ingin melihat sejauh mana sirkuit serupa bisa diaplikasikan di lokasi lain.
Keselamatan pebalap tetap menjadi prioritas tertinggi di atas kepentingan komersial semata.
BACA JUGA:Maverick Vinales Absen di MotoGP Prancis 2026, Ikuti Saran Tim Medis Red Bull Demi Pemulihan
Derek Chang mengonfirmasi keinginan perusahaan untuk membawa MotoGP lebih dekat ke pusat kota.
Strategi ini bertujuan agar ajang balap lebih mudah diakses oleh penggemar massal.
Langkah ini sudah terlihat pada kembalinya Grand Prix Brasil dalam kalender balap.
Selain itu, seri Argentina di Buenos Aires tahun depan juga mengikuti pola serupa.
BACA JUGA:5 Pemenang Terakhir MotoGP Prancis di Sirkuit Bugatti: Belum Ada yang Dominan
Pihak Liberty Media kini terus menjalin komunikasi intensif dengan pengelola sirkuit di Miami.