MOTOREXPERTZ.COM --- Kehadiran Yamaha NMAX Turbo sukses bikin geger dunia otomotif tanah air karena teknologi YECVT modern yang diusungnya, Bradsis. Meskipun sudah dibekali fitur elektronik canggih, banyak Bikers yang masih gatal ingin mengupgrade area kirian motornya. Maklum saja, karakter berkendara setiap orang pasti berbeda-beda tergantung rute harian yang sering mereka lalui sehari-hari. Ada tipe pengendara yang hobi mengejar tarikan awal responsif, namun ada juga yang mengincar kecepatan puncak maksimal. Kunci utama untuk memanipulasi karakter tenaga matic premium ini terletak pada kombinasi per sentri dan roller, Bradsis. Jangan sampai salah pilih ukuran ya, karena racikan yang keliru justru bisa bikin performa mesin jadi ngempos. Yuk, kita bedah panduan memilih komponen CVT yang pas supaya sesuai dengan kebutuhan berkendara kamu di jalanan. Sebelum melangkah ke bengkel modifikasi, Bradsis wajib tahu dulu fungsi mendasar dari komponen bernama roller CVT ini. Roller bekerja memanfaatkan gaya sentrifugal untuk mendorong pulley depan bergerak menekan v-belt saat mesin motor berputar. Jika Bikers memilih bobot roller yang lebih ringan, maka pulley depan akan menjadi lebih cepat membuka awal. Efek positifnya, akselerasi pada putaran bawah bakal terasa sangat menjambak dan enteng buat stop and go, Bradsis. Namun konsekuensinya, nafas motor pada putaran atas akan menjadi sedikit berkurang karena roller terlalu cepat bergerak naik. Sebaliknya, roller berat sangat cocok buat kamu yang doyan touring karena mampu memperpanjang raihan top speed motor. Komponen kedua yang tidak kalah krusial dalam menentukan responsivitas tarikan awal motor matic adalah per sentri, Bradsis.Memahami Peran Roller pada Karakter Mesin NMAX Turbo
Fungsi Per Sentri (Per Kampas Ganda) yang Sering Terlupakan
Kategori :