Bukan Soal Gengsi: Ini Alasan Motor Listrik Masih Sulit Dilirik Banyak Rider
Motor Listrik United MX 1200--United Motor
4. Harga Awal Masih Dianggap Mahal
Meski biaya operasionalnya lebih murah, harga beli motor listrik masih tergolong tinggi bagi banyak konsumen.
Perbedaan harga ini membuat calon pembeli berpikir dua kali, terutama jika manfaat jangka panjang belum benar-benar dirasakan.
5. Umur dan Biaya Penggantian Baterai
Baterai menjadi komponen paling mahal pada motor listrik. Banyak orang masih ragu soal usia pakai baterai dan biaya penggantiannya.
Kekhawatiran ini wajar, karena harga baterai bisa mendekati separuh harga motor itu sendiri.
BACA JUGA:Suzuki Luncurkan Motor Listrik e-VanVan, Tampilan Unik, Performa Bukan Kaleng-kaleng!
BACA JUGA:BYD Siap Guncang Pasar! Motor Listrik Scorpio X1 Siap Saingi Motor 150cc di Indonesia!
6. Sensasi Berkendara yang Berbeda
Bagi sebagian rider, motor bukan sekadar alat transportasi. Suara mesin, getaran, dan perpindahan gigi menjadi bagian dari pengalaman berkendara.
Karakter motor listrik yang senyap dan minim “rasa mekanis” membuat sebagian penggemar motor bensin merasa kurang terhubung secara emosional.
BACA JUGA:Film Agak Laen: Menyala Pantiku Tampilkan Honda Win 300, Motor Legendaris yang Dipakai Indra Jegel
BACA JUGA:Honda CB100 1973, Motor yang Digunakan dalam Film Dilan ITB 1997, Cek Spesifikasinya di Sini
Kurangnya minat terhadap motor listrik bukan berarti teknologinya buruk. Masalah utamanya ada pada kesiapan ekosistem dan kebiasaan pengguna.
Seiring berkembangnya infrastruktur, teknologi baterai, dan harga yang semakin terjangkau, motor listrik berpeluang besar menjadi pilihan utama di masa depan.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-

