Terasa Lebih Halus, Tapi Kenapa Motor Baru Kurang Galak? Ini Penjelasan Teknis yang Jarang Dibahas

Terasa Lebih Halus, Tapi Kenapa Motor Baru Kurang Galak? Ini Penjelasan Teknis yang Jarang Dibahas

Honda Vario (kiri) dan Yamaha Aerox Alpha--Honda dan Yamaha

Motor modern mengandalkan ECU untuk mengatur hampir seluruh aspek kerja mesin. Setelan bawaan pabrik biasanya dibuat aman untuk berbagai kondisi: bahan bakar beragam, cuaca ekstrem, hingga gaya berkendara pemula.

Inilah alasan kenapa motor baru terasa lebih kalem. Bukan karena tenaganya kecil, tapi karena karakter tenaganya dibuat lebih ramah dan terkontrol.

Perbedaan Persepsi Tenaga di Jalan

Tenaga mesin tidak selalu terasa dari angka di atas kertas. Respons gas, rasio gir, dan bobot motor sangat memengaruhi sensasi berkendara. 

Banyak motor lama terasa lebih galak karena bobotnya lebih ringan dan rasio transmisinya lebih agresif.

BACA JUGA:Awal 2026 Masih Stabil! Update Harga Motor Suzuki Terbaru Januari Ini

BACA JUGA:RAJA STREETFIGHTER NGAMUK! Harga Honda CB150R Streetfire Januari 2026 Masih Bikin Lawan Minder

Sebaliknya, motor baru sering dibuat lebih berat dan stabil, sehingga akselerasi terasa lebih halus namun kurang menendang di putaran bawah.

Motor baru bukan kehilangan tenaga, melainkan kehilangan sensasi kasar yang dulu sering disalahartikan sebagai keganasan. 

Halusnya mesin, setelan ECU, dan regulasi emisi membuat karakter motor modern lebih nyaman, efisien, dan ramah digunakan harian.

Jadi, kalau motor baru terasa kurang galak, itu bukan kemunduran teknologi—justru bukti bahwa mesin bekerja lebih cerdas dan terkendali.

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya