Kunjungi Pabrik QJMotor di Cikarang, Komisi VII DPR RI Sentil Soal TKDN

Kunjungi Pabrik QJMotor di Cikarang, Komisi VII DPR RI Sentil Soal TKDN

Kunjungan Komisi VII DPR RI ke pabrik QJMotor di Cikarang--QJMotor

JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Kunjungan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) ke pabrik QJMotor Manufacture Indonesia di Cikarang beberapa waktu lalu menjadi langkah penting dalam melihat langsung kesiapan investasi industri otomotif di Tanah Air.

Momen ini juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi antara regulator dan pelaku industri untuk menyelaraskan arah pengembangan sektor manufaktur nasional.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Pertaunan Dulay, menekankan bahwa investasi di sektor otomotif tidak boleh sekadar mengejar pasar.

Ia menyoroti pentingnya penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebagai fondasi utama dalam membangun industri yang mandiri.

BACA JUGA:Gempur Pasar Premium, QJMOTOR Rilis Fort 180 Adventure & SRV 200 MT di Indonesia

Menurutnya, implementasi TKDN harus dilakukan secara bertahap namun terukur agar mampu meningkatkan nilai tambah dalam negeri. Dengan begitu, industri otomotif Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga basis produksi yang kuat.

“Kami mendorong agar setiap investasi di sektor manufaktur tidak hanya berorientasi pada pasar, tetapi juga mampu meningkatkan nilai tambah dalam negeri melalui implementasi TKDN yang terukur dan bertahap,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, pihak QJMotor Manufacture Indonesia memastikan bahwa strategi peningkatan TKDN sudah masuk dalam rencana jangka panjang perusahaan.

Penguatan ini akan dilakukan seiring dengan peningkatan kapasitas produksi serta pengembangan rantai pasok lokal.

BACA JUGA:QJMotor SRC 500 2026: Cruiser Retro 480cc Bergaya Klasik, Mampukah Saingi Interceptor di Indonesia?

Secara teknis, pabrik QJMotor di Indonesia sendiri sudah dibekali teknologi manufaktur modern

Sistem produksi mengandalkan otomasi terkini, didukung rekayasa presisi dan kontrol kualitas berstandar global. Tujuannya adalah untuk menjaga konsistensi produk sekaligus meningkatkan efisiensi di seluruh lini produksi.

Tak hanya itu, dukungan teknologi juga datang dari jaringan global QJMOTOR. Transfer teknologi dilakukan secara berkelanjutan agar kemampuan produksi di Indonesia bisa terus berkembang dan adaptif terhadap kebutuhan pasar domestik.

Menariknya, komitmen investasi QJMotor tidak hanya berhenti pada teknologi. Perusahaan juga fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal.

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya
APPS ME
Berita Terpopuler