Wahana Honda Tanam 650 Bibit Pohon di UMJ, Ajak Mahasiswa Peduli Kualitas Udara

Wahana Honda Tanam 650 Bibit Pohon di UMJ, Ajak Mahasiswa Peduli Kualitas Udara

Wahana Honda dukung UMJ Membumi 2026 dengan tanam 650 bibit pohon--WMS

Chief Corporate Affairs Wahana Artha Group, Michael Soekamto, mengatakan isu polusi udara menjadi tanggung jawab bersama.

Menurut dia, keterlibatan generasi muda sangat penting untuk menjaga lingkungan agar tetap sehat dan berkelanjutan.

“Dukungan 650 bibit pohon ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga kualitas udara adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

BACA JUGA:Perkuat Komitmen Sosial ke Masyarakat, Wahana Artha Group Salurkan Hewan Qurban untuk Warga Gunung Sahari

Selain penanaman pohon, kegiatan UMJ Membumi 2026 juga diisi dengan talkshow edukatif.

Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami lebih jauh mengenai isu polusi udara, pentingnya ruang hijau di kawasan perkotaan, serta peran masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup.

Materi yang disampaikan juga menyoroti dampak polusi udara terhadap kesehatan, upaya pengurangan emisi, hingga pentingnya penghijauan sebagai langkah preventif.

Lewat kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya diajak menanam pohon, tetapi juga memahami alasan mengapa menjaga lingkungan perlu dilakukan secara konsisten.

BACA JUGA:Wahana Honda Gelar NGASAB, Ajak Pengguna PCX160 Rolling City Jelajah Ikon Jakarta

UMJ Apresiasi Kolaborasi dengan Wahana Honda

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Prof. Dr. Ma'mun Murod, M.Si., menyampaikan apresiasi atas dukungan Wahana Honda dalam kegiatan tersebut.

Ia menilai keterlibatan dunia industri menjadi bagian penting dalam memperkuat gerakan kampus hijau yang sedang dijalankan UMJ.

“UMJ Membumi hadir sebagai gerakan bersama untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa dan masyarakat. Dukungan dari PT Wahana Makmur Sejati melalui penyerahan dan penanaman simbolis bibit pohon menjadi bentuk kolaborasi positif yang diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan kampus dan sekitarnya,” ujar Prof. Dr. Ma'mun Murod, M.Si.

Menurutnya, gerakan menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.

Dibutuhkan kolaborasi antara kampus, dunia industri, mahasiswa, dan masyarakat agar dampaknya bisa terasa lebih luas.

BACA JUGA:Bikers Catat! Ini 3 Gosip Panas Motor Matic Kawasaki yang Katanya Muncul di Jakarta Fair 2026

Sejalan dengan Semangat Sinergi Bagi Negeri

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya
APPS ME
Berita Terpopuler