Makin Diakui, TVS Indonesia Kantongi Sertifikasi Platinum dari CII GreenCo Lite
PT TVS Motor Company Indonesia mencatat pencapaian penting di sektor manufaktur otomotif Tanah Air--TVS Motor Indonesia
KARAWANG, MOTOREXPERTZ.COM -- PT TVS Motor Company Indonesia mencatat pencapaian penting di sektor manufaktur otomotif Tanah Air.
Pabrikan roda dua asal India tersebut meraih Platinum Rating dari CII GreenCo lite Certification, sebuah pengakuan bergengsi untuk praktik manufaktur ramah lingkungan yang diberikan oleh Confederation of Indian Industry (CII) melalui Sohrabji Godrej Green Business Centre.
Capaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa fasilitas produksi TVS di Indonesia dinilai mampu menjalankan proses manufaktur dengan standar lingkungan yang tinggi.
Produksi Motor Tak Cuma Kejar Performa
Di industri otomotif, pembahasan biasanya banyak berkutat pada performa mesin, fitur, desain, sampai harga jual.
Namun, di balik produk yang sampai ke tangan konsumen, proses produksi juga punya peran besar terhadap keberlanjutan lingkungan.
Lewat pencapaian GreenCo Platinum ini, TVS Motor Indonesia ingin menunjukkan bahwa pabrik motor modern tidak hanya dituntut efisien, tetapi juga harus bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Adapun penilaian yang dilakukan CII mencakup sejumlah aspek penting, mulai dari efisiensi energi, pengelolaan emisi gas rumah kaca, konservasi air, pengelolaan limbah, hingga tanggung jawab terhadap siklus hidup produk.

Pabrik TVS Karawang--TVS Motor Indonesia
BACA JUGA:Motor Listrik TVS iQube S Makin Eksis, Puluhan Pengguna Riding Bareng di Bandung
Masuk Level Beyond Compliance
Keberhasilan meraih rating Platinum membuat PT TVS berada di level yang lebih tinggi dari sekadar memenuhi aturan lingkungan.
Pencapaian ini masuk dalam kategori beyond compliance, atau melampaui standar kepatuhan reguler yang biasa diterapkan di industri manufaktur. Salah satu poin penting dalam sertifikasi ini adalah penerapan prinsip ekonomi sirkular.
Melalui pendekatan tersebut, perusahaan didorong untuk meminimalkan limbah, mengoptimalkan pemakaian energi, serta mengelola sumber daya agar tidak hanya habis dipakai, tetapi bisa memberi nilai berkelanjutan.
Bagi industri otomotif roda dua, langkah ini menjadi sinyal penting bahwa produksi kendaraan kini semakin erat kaitannya dengan isu lingkungan dan efisiensi operasional.
BACA JUGA:Profil TVS iQube 2026: Motor Listrik yang Siap Diajak Menjelajah Pegunungan
Pabrik Lebih Cerdas dan Hijau
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
