Mitos atau Fakta? Bensin Premium Bisa Membuat Mesin Motor Modern Lebih Cepat Rusak

Mitos atau Fakta? Bensin Premium Bisa Membuat Mesin Motor Modern Lebih Cepat Rusak

Ilustrasi motor sedang isi bensin--ChatGPT

MOTOREXPERTZ.COM --- Masih banyak pengendara motor yang bertanya-tanya apakah penggunaan bensin premium pada motor keluaran terbaru benar-benar dapat menyebabkan kerusakan mesin.

Sebagian orang menganggap penggunaan bensin beroktan rendah tidak menjadi masalah, sementara yang lain percaya bahwa hal tersebut dapat mempercepat penurunan performa hingga merusak komponen mesin.

Lalu, sebenarnya mitos atau fakta? Mesin Modern Membutuhkan Oktan Lebih Tinggi Motor keluaran terbaru umumnya dirancang dengan rasio kompresi yang lebih tinggi dibandingkan motor generasi lama.

Tujuannya adalah untuk menghasilkan tenaga yang lebih optimal, efisiensi bahan bakar yang lebih baik, serta emisi gas buang yang lebih rendah.

BACA JUGA:Motor Listrik vs Motor Bensin untuk Ojek Online: Hitungan Biaya Operasional, Lebih Untung Mana?

BACA JUGA:Sadis! Ini Total Biaya Bensin Full Tank Pertamax Motor Kalian, Ada yang Nyaris Tembus Rp200 Ribu

Namun, mesin dengan kompresi tinggi membutuhkan bahan bakar dengan angka oktan yang sesuai agar proses pembakaran berlangsung sempurna.

Sebagai gambaran, sebagian besar motor modern direkomendasikan menggunakan bahan bakar minimal RON 90 atau lebih tinggi. Sementara itu, bensin premium memiliki angka oktan sekitar RON 88.

Perbedaan inilah yang membuat premium kurang ideal digunakan pada mesin berkompresi tinggi.

Risiko Knocking pada Mesin Modern

Penggunaan bahan bakar dengan angka oktan yang lebih rendah dari rekomendasi pabrikan dapat memicu fenomena yang dikenal sebagai knocking atau detonasi.

Knocking terjadi ketika campuran udara dan bahan bakar terbakar sebelum waktu yang seharusnya di dalam ruang bakar.

Akibatnya, pembakaran menjadi tidak sempurna dan menimbulkan getaran serta suara "ngelitik" pada mesin.

Meski terdengar sepele, knocking yang terjadi secara terus-menerus dapat memberikan dampak negatif terhadap performa dan usia pakai mesin.

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya
APPS ME
Berita Terpopuler