Motor Boros Bensin? Ini 7 Kebiasaan Pengendara yang Jadi Penyebabnya

Motor Boros Bensin? Ini 7 Kebiasaan Pengendara yang Jadi Penyebabnya

Ilustrasi pengendara yang motornya tiba-tiba mati di jalan--ChatGPT

3. Tekanan Angin Ban Kurang

Ban yang kekurangan tekanan angin membuat hambatan gulir meningkat. Kondisi ini memaksa mesin mengeluarkan tenaga lebih besar agar motor tetap melaju dengan normal.

Banyak pengendara sering mengabaikan pemeriksaan tekanan ban karena menganggapnya sepele. Padahal, tekanan ban yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan bisa berdampak langsung terhadap konsumsi bahan bakar.

Pemeriksaan tekanan ban secara rutin menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menjaga efisiensi motor.

BACA JUGA:Hampir Satu Tahun Stok Bensin Masih Belum Tersedia, Ini Pernyataan Shell Indonesia

BACA JUGA:Suzuki Si Motor Underrated yang Bensinnya Irit, Kenapa Kalah dari Honda dan Yamaha?

4. Membawa Beban Berlebihan

Semakin berat beban yang dibawa, semakin besar tenaga yang harus dihasilkan mesin.

Kebiasaan membawa barang berlebihan di bagasi, memasang aksesori yang terlalu banyak, atau sering membawa muatan melebihi kapasitas dapat membuat motor menjadi lebih boros.

Selain mempengaruhi konsumsi bensin, beban berlebih juga dapat mempercepat keausan suspensi dan ban.

5. Mesin Dibiarkan Menyala Terlalu Lama Saat Berhenti

Masih banyak pengendara yang membiarkan mesin menyala saat menunggu seseorang, berhenti lama di pinggir jalan, atau ketika sedang beristirahat.

Walaupun motor tidak bergerak, mesin tetap membakar bahan bakar selama kondisi mesin hidup. Jika dilakukan berulang kali, konsumsi bensin akan meningkat tanpa disadari.

Apabila berhenti dalam waktu cukup lama, mematikan mesin menjadi pilihan yang lebih hemat.

6. Jarang Membersihkan Filter Udara

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya