Pramono Resmikan Shelter Grab Bundaran HI, Penataan Ojol Jadi Kunci Urai Kemacetan
Pramono Resmikan Shelter Grab Bundaran HI, Penataan Ojol Jadi Kunci Urai Kemacetan---Pemprov DKI Jakarta
“Kami sudah berkomitmen bersama pengelola kawasan dan aplikator untuk memperluas pembangunan shelter di berbagai lokasi Jakarta,” tegas Budi Awaluddin.
Ia menambahkan, seluruh terminal yang dikelola Pemprov DKI Jakarta juga diarahkan menyediakan fasilitas serupa.
Penataan kawasan stasiun bersama PT Kereta Api Indonesia turut menjadi bagian dari program tersebut, dengan Stasiun Palmerah menjadi salah satu prioritas.
BACA JUGA:MotoGP: Alex Marquez Resmi Gabung KTM Mulai Musim 2027
Director of Territory Jabo & ID Central Operations Grab Indonesia, Iki Sari Dewi, menyebut shelter ini merupakan bentuk dukungan Grab terhadap integrasi transportasi publik.
Menurutnya, Grab ingin memperkuat peran sebagai layanan penghubung perjalanan pertama dan terakhir masyarakat.
“Kolaborasi ini diharapkan menciptakan sistem first-mile dan last-mile yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi pengguna maupun mitra pengemudi,” kata Iki Sari Dewi.
Keberadaan shelter juga disambut positif para pengemudi ojek daring.
Achilles, mitra pengemudi sejak 2017, mengaku kini tidak perlu lagi menunggu penumpang di pinggir jalan atau trotoar.
“Sekarang kami memiliki tempat menunggu yang lebih nyaman, tersedia fasilitas pengisian daya, serta ruang berinteraksi dengan sesama pengemudi,” ungkapnya.
Selain meresmikan shelter, Pramono juga menginstruksikan Dishub DKI Jakarta bekerja sama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya untuk menertibkan keberadaan pengatur lalu lintas ilegal atau Pak Ogah di jalan protokol.
Langkah tersebut diharapkan menciptakan lalu lintas yang lebih tertib sekaligus memperkuat transformasi Jakarta menuju kota global dengan sistem transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
