Warna Busi Motor Hitam Pekat Bisa Ungkap Kondisi Mesin, Begini Cara Membacanya

Warna Busi Motor Hitam Pekat Bisa Ungkap Kondisi Mesin, Begini Cara Membacanya

Warna busi motor hitam pekat bisa menandakan pembakaran bermasalah. Kenali penyebab, gejala, serta cara membaca kondisi mesin dengan tepat sejak dini--NGK

MOTOREXPERTZ.COM -- Meski bentuknya mungil, busi punya peran yang krusial banget dalam proses pembakaran mesin motor. Nah, ternyata kondisi ujung busi juga bisa menjadi petunjuk buat mendeteksi apakah mesin motor masih sehat atau malah lagi bermasalah.

Salah satu drama yang paling sering ditemui pas bongkar busi adalah warnanya yang berubah jadi hitam pekat. Eits, tapi jangan langsung buru-buru beli busi baru ya! Soalnya, warna hitam ini punya arti yang beda-beda tergantung kondisinya.

1. Busi Hitam Kering (Pembakaran Terlalu Kaya)

Kalau pas dicopot bagian elektroda dan insulator busi tertutup lapisan hitam kering mirip serbuk arang, dalam dunia perbengkelan ini disebut carbon fouling. Artinya, campuran bensin yang masuk ke ruang bakar terlalu banyak dibanding udaranya (terlalu kaya).

Efeknya, bensin enggak terbakar sempurna dan meninggalkan sisa jelaga di ujung busi. Imbasnya, percikan api busi jadi loyo.

Motor Injeksi: Biasanya gara-gara filter udara kotor, injektor mampet/error, sensor mesin ngaco, atau tekanan bensin kegedean.

Motor Karburator: Umumnya karena setelan angin terlalu menutup, ukuran pilot jet kebesaran, atau choke yang kepasang terus.

Sekadar catatan, buat yang motornya cuma dipakai jalan dekat, gejala ini juga rawan muncul. Soalnya, mesin belum mencapai suhu optimal tapi sudah dimatikan lagi, jadi busi enggak sempat melakukan self-cleaning alias membersihkan endapannya sendiri.

BACA JUGA:Pasang Busi Racing di Mesin Motor Standar, Ini Efek dan Risikonya yang Wajib Bikers Ketahui

2. Busi Hitam Basah Bau Bensin

Kondisi kedua, busi hitam dan pas dipegang terasa basah plus bau bensinnya menyengat. Ini tanda kalau bensin masuk ke ruang bakar tapi gagal dibakar.

Penyebabnya belum tentu karena bensinnya kebanyakan. Bisa jadi karena sistem pengapian yang loyo, misalnya busi sudah aus, koil melemah, cop busi longgar, atau ada kabel kelistrikan yang bermasalah.

Gejala yang bakal Bradsis rasain di motor biasanya mesin susah hidup, langsam (idle) naik-turun, motor brebet pas digas, sampai knalpot yang suka meletup-letup. Sudah pasti konsumsi bensin jadi boros banget karena banyak yang terbuang sia-sia.

3. Busi Hitam Mengilap (Kemasukan Oli Mesin)

Nah, kalau yang ini Bradsis wajib waspada. Jika permukaan busi hitam, basah, lengket, dan mengilap kayak habis dicelup minyak, itu fiks oli mesin ikut nekat masuk ke ruang bakar.

Untuk motor 4-tak, biang keroknya biasanya ada tiga: ring piston sudah aus, dinding silinder baret, atau seal klep yang sudah jebol. Selain busi yang berminyak, tanda-tanda lainnya adalah knalpot mulai ngebul asap putih kebiruan dan volume oli mesin cepat menyusut.

Jangan didiamkan lama-lama ya. Lapisan oli di busi bisa bikin motor sering misfire (gagal pengapian). Kalau sudah parah, buruan bawa ke bengkel buat cek kompresi dan bongkar jeroan mesin.

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya