Pulang Kampung ke Yogyakarta, Veda Ega dan Mario Aji Dapat Sambutan Hangat Jelang MotoGP Mandalika 2026
Veda Ega Pratama, Mario Aji, Ananda Mikola, Doni Tata Pradita, dan RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo--MGPA
Dalam acara Meet & Greet, masyarakat berkesempatan bertemu langsung dengan kedua rider sekaligus memberikan dukungan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan di Yogyakarta, Mario dan Veda juga melakukan silaturahmi atau ‘sowan’ dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Dalam kesempatan tersebut, Sri Sultan memberikan dukungan dan doa restu agar keduanya terus menjaga semangat dalam membawa nama Indonesia di ajang balap dunia.
"Saya berharap Mario dan Veda sebagai generasi muda terus memiliki semangat dalam diri mereka. Saya memberikan dukungan dan doa restu. Mereka sudah memilih menjadi pembalap, maka harus memiliki motivasi untuk memenangkan setiap pertandingan. Mereka juga harus memiliki keyakinan dan kesadaran untuk terus membesarkan hati serta kemampuan dirinya sendiri," ujar Sri Sultan Hamengkubuwono X.
BACA JUGA:Marc Marquez Cs Ikut Rayakan Kemenangan Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Pembalap Muda Indonesia, Veda Ega Pratama--MGPA
Dukungan Masyarakat Jadi Energi Menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Veda mengungkapkan bahwa kepulangannya ke Yogyakarta memberikan motivasi tambahan setelah menjalani musim balap di Eropa.
"Selalu ada rasa bangga setiap kali kembali ke Yogyakarta, apalagi saya berasal dari Gunungkidul. Dukungan dari masyarakat di kampung halaman tentu menjadi motivasi yang sangat besar bagi saya. Saya berharap masyarakat Yogyakarta dapat hadir di Monumen Serangan Umum 1 Maret untuk bertemu langsung dengan kami, kemudian bersama-sama datang ke Mandalika dan memberikan dukungan kepada saya, Mas Mario, serta seluruh pembalap Indonesia yang akan berlaga di rumah sendiri," ujar Veda.
Mario juga mengajak masyarakat untuk hadir dan menjadi bagian dari perjalanan menuju balapan MotoGP Indonesia 2026.
"Biasanya kami bertemu penggemar dari balik lintasan balap. Kali ini, saya dan Veda ingin bertemu lebih dekat dengan masyarakat di Yogyakarta. Mari datang ke Monumen Serangan Umum 1 Maret, kita ngobrol, foto bersama, berbagi cerita, dan merasakan semangat menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Dukungan dari masyarakat akan menjadi energi besar bagi kami saat membawa Merah Putih bersaing di Mandalika. Sampai bertemu di Yogyakarta!" ujar Mario Aji.
Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menyebut antusiasme masyarakat di Jakarta, Bali, hingga Yogyakarta menjadi dorongan besar bagi Mario dan Veda sebelum menghadapi balapan di Mandalika.
BACA JUGA:Kelebihan dan Kekurangan Yamaha Fazzio Hybrid 2026, Worth It Dibeli?
"Antusiasme masyarakat di Jakarta, Bali, hingga Yogyakarta menunjukkan bahwa dukungan terhadap Mario dan Veda terus mengalir. Kami berharap semangat ini menjadi energi bagi keduanya saat berlaga di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Kini, perjalanan menuju Mandalika semakin dekat. Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk hadir di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9-11 Oktober mendatang dan bersama-sama memberikan dukungan terbaik kepada para pembalap Indonesia yang akan membawa Merah Putih di panggung balap dunia," ujar Ahmad Fajar.
Tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 masih tersedia dalam periode Presale 1 dengan sejumlah potongan harga, di antaranya:
• Regular Grandstand (Zona E, G, H, I): Rp280.000 dari harga normal Rp400.000
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
