Banyak yang Belum Tahu, Kesalahan Saat Ganti Oli Ini Bisa Bikin Mesin Bermasalah

Banyak yang Belum Tahu, Kesalahan Saat Ganti Oli Ini Bisa Bikin Mesin Bermasalah

Kenali kesalahan saat ganti oli motor yang bisa bikin mesin kasar, bocor, cepat aus, dan performanya menurun. Yuk, simak!--Istockphoto

BACA JUGA:Oli Mesin Baru Ganti Kok Cepat Hitam? Ternyata Ini Penyebab yang Jarang Disadari

Mengencangkan Baut Pembuangan Terlalu Kuat

Baut pembuangan oli memang harus terpasang rapat, tetapi bukan berarti perlu dikencangkan sekuat tenaga.

Terlalu kuat memutar baut bisa merusak ulir pada bak mesin. Kepala baut juga berisiko aus atau dol sehingga sulit dibuka saat penggantian oli berikutnya.

Kalau ulir sudah rusak, baut tidak bisa mengunci dengan sempurna. Oli pun berpotensi merembes atau bahkan keluar ketika motor digunakan.

Idealnya, baut dikencangkan mengikuti standar torsi dari pabrikan. Jangan lupa periksa ring atau washer baut. Jika kondisinya sudah pipih, retak, atau rusak, lebih baik langsung diganti.

BACA JUGA:Waspada Oli Motor Palsu di Marketplace, Lakukan Ini Sebelum Menekan Tombol Checkout

Mengisi Oli Melebihi Kapasitas

Masih ada yang menganggap semakin banyak oli, maka perlindungan mesin akan semakin maksimal. Anggapan tersebut jelas keliru.

Oli yang terlalu penuh dapat meningkatkan tekanan di dalam mesin dan menghambat gerakan sejumlah komponen. Dalam kondisi tertentu, oli juga bisa masuk ke saluran pernapasan mesin atau boks filter udara.

Efeknya, performa motor terasa kurang nyaman dan asap knalpot bisa terlihat lebih pekat.

Karena itu, gunakan volume oli sesuai kapasitas yang tercantum dalam buku manual. Ingat, takaran oli untuk penggantian rutin biasanya berbeda dengan kapasitas setelah mesin dibongkar total.

BACA JUGA:Bukan Cuma Bikin Mesin Halus, Oli Full Sintetik Ini Ternyata Bisa Hemat BBM

Jumlah Oli Terlalu Sedikit

Kekurangan oli juga sama berbahayanya. Volume yang tidak mencukupi membuat proses pelumasan di dalam mesin berjalan kurang maksimal.

Gesekan antarkomponen akan meningkat dan suhu mesin menjadi lebih tinggi. Kalau terus dibiarkan, suara mesin bisa berubah kasar, tarikan terasa berat, dan komponen internal lebih cepat aus.

Setelah oli baru dimasukkan, cek volumenya menggunakan dipstick atau kaca pengintai. Pastikan motor berada di permukaan yang rata agar hasil pemeriksaan tidak keliru.

Ikuti juga prosedur yang disarankan pabrikan karena cara mengecek oli pada setiap motor bisa berbeda.

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya