Pertalite Bakal Dibatasi untuk Desil 9-10, Ini Alasan Pemerintah

Pertalite Bakal Dibatasi untuk Desil 9-10, Ini Alasan Pemerintah

Pertalite bakal dibatasi untuk masyarakat desil 9-10. Pemerintah menyiapkan aturan bertahap agar subsidi BBM lebih tepat sasaran--MNC

MOTOREXPERTZ.COM -- Pemerintah mulai menyiapkan skema baru penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi agar lebih tepat sasaran. Salah satu yang tengah dibahas adalah pembatasan pembelian Pertalite untuk masyarakat dengan kemampuan ekonomi tinggi.

Kebijakan ini tidak akan langsung diterapkan dalam waktu dekat. Pemerintah menyebut pembatasan bakal dilakukan secara bertahap setelah sistem dan mekanismenya benar-benar siap.

Desil 9 dan 10 Jadi Sasaran Pembatasan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, kelompok masyarakat yang masuk kategori ekonomi atas atau desil 9 dan 10 berpotensi tidak lagi bisa membeli Pertalite bersubsidi.

Meski begitu, penerapannya masih membutuhkan persiapan. Pemerintah disebut tidak akan langsung memberlakukan aturan tersebut dalam waktu dekat.

Selain itu, sistem yang dimiliki Pertamina juga menjadi salah satu pertimbangan. Meskipun pemerintah menilai infrastruktur dan sistem yang tersedia sudah cukup mendukung jika pembatasan mulai diterapkan.

BACA JUGA:Motor Kompresi Tinggi Dipaksa Minum Pertalite, Apa Efeknya ke Mesin?

Subsidi BBM Mau Dibikin Lebih Tepat Sasaran

Pemerintah selama ini menyoroti penyaluran BBM subsidi yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat sasaran.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, masyarakat dengan kondisi ekonomi tinggi seharusnya tidak ikut menikmati subsidi yang disiapkan negara untuk kelompok yang membutuhkan.

Karena itu, pemerintah kini tengah mencari mekanisme yang paling pas untuk memilah penerima subsidi.

Bukan cuma berdasarkan data ekonomi, jenis kendaraan juga bakal menjadi salah satu pertimbangan dalam penerapan aturan nantinya.

BACA JUGA:Harga Pertamax Naik, Kementerian ESDM Pantau Potensi Migrasi Konsumen ke BBM Pertalite

Bahlil mencontohkan penggunaan kendaraan mewah yang dianggap tidak sejalan dengan penerimaan BBM subsidi.

Menurutnya, masyarakat yang menggunakan mobil kelas atas seharusnya tidak mendapatkan BBM bersubsidi.

"Pakai BMW, pakai Mercy, masa pakai minyak subsidi," kata Bahlil.

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya
APPS ME
Berita Terpopuler