Situasi Timur Tengah Jadi Pertimbangan MotoGP Qatar 2026, Penyelenggaraan di Lusail Terancam

Situasi Timur Tengah Jadi Pertimbangan MotoGP Qatar 2026, Penyelenggaraan di Lusail Terancam

Situasi Timur Tengah Jadi Pertimbangan MotoGP Qatar 2026, Penyelenggaraan di Lusail Terancam---MotoGP

JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Situasi geopolitik Timur Tengah menjadi pertimbangan MotoGP dalam penyelenggaraan Grand Prix Qatar 2026.

Meski demikian, Lusail International Circuit masih tercantum sebagai venue resmi dalam kalender MotoGP hingga 14 Agustus 2026.

GP Qatar 2026 sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 10–12 April.

Balapan kemudian ditunda dan dijadwalkan ulang menjadi 6–8 November 2026, dengan balapan utama pada 8 November.

MotoGP Pertimbangkan Venue Alternatif

Sporting Director MotoGP Carlos Ezpeleta mengonfirmasi bahwa pihaknya mempertimbangkan kemungkinan menggunakan lokasi lain untuk GP Qatar 2026.

Pertimbangan tersebut berkaitan dengan ketidakpastian situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Namun, belum ada keputusan resmi mengenai perpindahan balapan dari Lusail International Circuit.

Ezpeleta juga menjelaskan bahwa ketersediaan sirkuit menjadi salah satu persoalan yang perlu diperhitungkan.

Menurutnya, sebagian besar sirkuit di Eropa sudah memiliki agenda balap pada periode tersebut.

Pernyataan tersebut menunjukkan tantangan MotoGP dalam mencari venue alternatif karena kalender balap 2026 sudah memasuki periode akhir musim.

BACA JUGA:Ofero Stareer 5 Lit Sabet Penghargaan Bergengsi di Ajang Indonesia Automotive Awards 2026

Lusail Masih Tercantum di Kalender MotoGP

Meski opsi venue alternatif mulai dipertimbangkan, Lusail International Circuit belum dicoret dari kalender resmi MotoGP.

GP Qatar saat ini dijadwalkan berlangsung pada 6–8 November 2026.

Dengan demikian, Lusail masih menjadi lokasi resmi untuk seri tersebut hingga ada keputusan mengenai perubahan venue.

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya