Standar Motor Macet Bisa Ganggu Aktivitas, Begini Cara Mengatasinya
Standar Motor Macet Bisa Ganggu Aktivitas, Begini Cara Mengatasinya --one heard
MOTOREXPERTZ.COM -- Standar motor yang terasa berat, kaku, atau sulit kembali ke posisi semula jangan dianggap sepele.
Komponen ini bekerja menggunakan titik engsel dan pegas yang dapat mengalami penumpukan kotoran, karat, hingga kekurangan pelumas.
Kondisi tersebut umum terjadi pada motor yang sering digunakan saat hujan atau melewati jalan berdebu.
Pada motor matic, masalah pada standar samping juga perlu mendapat perhatian karena beberapa model dilengkapi fitur pengaman yang dapat memengaruhi sistem starter ketika standar tidak berada pada posisi yang semestinya.
BACA JUGA:Bukan Cuma Faktor Usia, Ini Penyebab Bearing Roda Depan Motor Cepat Rusak
BACA JUGA:Infus Injector di Motor Injeksi, Benarkah Bisa Bikin Tarikan Mesin Kembali Enteng? Ini Penjelasannya
Karat dan Pegas Bermasalah Jadi Penyebab
Gerakan standar dapat terganggu karena beberapa faktor, mulai dari kotoran yang menumpuk hingga komponen yang mengalami kerusakan.
Bagian engsel yang jarang dibersihkan dan dilumasi lebih mudah mengalami gesekan berlebih, sementara benturan keras juga dapat membuat posisi standar berubah atau bengkok.

Sering Dianggap Remeh, Ternyata Standar Motor Juga Perlu Perawatan--istimewa
Beberapa penyebab standar motor menjadi macet antara lain:
- Karat dan kotoran menumpuk pada engsel atau bagian pegas.
- Pegas standar kendur, rusak, atau putus.
- Engsel standar kering akibat kurang pelumasan.
- Standar bengkok atau berubah posisi setelah mengalami benturan maupun motor terjatuh.
BACA JUGA:Jangan Sembarangan Gonta-ganti Jenis BBM, Ini Penjelasan Soal Oktan dan Pengaruhnya ke Mesin
BACA JUGA:Motoran Jarak Jauh Saat Musim Kemarau, Ini Persiapan Wajib Biar Perjalanan Tetap Aman dan Nyaman
Bersihkan Engsel dan Beri Pelumas
Langkah awal yang bisa kamu lakukan adalah membersihkan bagian standar, terutama pada area engsel yang menjadi pusat pergerakannya.
Kotoran dan karat ringan dapat dibersihkan menggunakan sikat atau amplas halus, kemudian bagian tersebut dapat diberi cairan pembersih komponen sebelum dilumasi kembali.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
