Shell Lepas Bisnis SPBU ke Sefas Group, Jejak Perusahaan Ini Ternyata Sudah 29 Tahun

Shell Lepas Bisnis SPBU ke Sefas Group, Jejak Perusahaan Ini Ternyata Sudah 29 Tahun

Salah satu SPBU Shell di Kawasan Jakarta Pusat--Yohanes Ishak/Motorexpertz.com

Perkembangan Sefas Group kemudian berlangsung melalui sejumlah ekspansi dan akuisisi:

  • 2002: memperluas operasional ke Kalimantan Selatan.
  • 2005: mengakuisisi PT Tribina Panutan di Cilegon, Banten.
  • 2009: mendirikan PT Sefas Keliantama untuk melayani wilayah Jabodetabek.
  • 2010: masuk ke sektor kimia otomotif melalui PT Blue Coolant Indonesia.
  • 2013: mengakuisisi PT Cahaya Samoedera Bersaudara yang bergerak sebagai distributor Shell Marine Lubricants.
  • 2015: memperluas jaringan ke Kalimantan Utara.
  • 2016: memperluas operasional PT Tribina Panutan ke Tangerang.

Saat ini, Sefas Group mengoperasikan 21 kantor dan fasilitas gudang yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Jaringan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat distribusi produk energi dan pelumas di berbagai sektor.

BACA JUGA:Satlantas Banjarmasin Bagikan Masker dan Edukasi Keselamatan di Tengah Kabut Asap

Masuk ke Energi Berkelanjutan hingga Jawa Timur

Ekspansi Sefas tidak berhenti pada distribusi pelumas dan produk otomotif. Pada 2019, perusahaan mendirikan PT Energi Hijau Samoedra Bersaudara untuk memperkuat bisnis di sektor energi berkelanjutan.

Perkembangan berikutnya berlanjut pada 2022 dengan pendirian PT Sinergi Semesta Pratama di Karawang sebagai distributor resmi pelumas Shell untuk wilayah Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta. 

Kemudian pada 2024, Sefas Group mendirikan PT Pancaputra Mitratama Mandiri di Jawa Timur yang menangani distribusi resmi produk pelumas Shell untuk sektor industri dan transportasi di wilayah tersebut.

Dengan rekam jejak ekspansi selama hampir tiga dekade, pengambilalihan bisnis SPBU Shell menjadi langkah besar berikutnya bagi Sefas Group. 

BACA JUGA:Pulih Lebih Cepat, Johann Zarco Siap Kembali Balapan di MotoGP Aragon 2026

Bagi kamu yang mengikuti perkembangan industri otomotif dan energi, perubahan kepemilikan ini menarik diperhatikan karena operasional SPBU tetap membawa merek Shell, sementara pengelolaan bisnisnya akan berada di bawah Sefas Group setelah seluruh proses transaksi dan persetujuan regulator selesai.

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya
APPS ME
Berita Terpopuler