Jangan Langsung Panik Kalau Motor Brebet Habis Kena Hujan, Cek Part Kecil Ini!
Illustrasi pemotor menerjang hujan--Honda Cengkareng
BACA JUGA:Waspada Modus Debt Collector! Polresta Tangerang Tegaskan Larangan Leasing Tarik Kendaraan di Jalan
Jangan Asal Ganti Busi
Ketika motor brebet setelah kehujanan, bukan berarti businya harus langsung diganti.
Busi memang bisa menjadi penyebab kalau kondisinya sudah aus, rusak, atau basah. Namun, kalau gejala hanya muncul setelah motor terkena air, bagian sekitar busi juga wajib diperiksa.
Cek kondisi cop busi secara langsung.
Perhatikan apakah ada retakan, permukaan karet sudah keras, bentuknya berubah, atau pemasangannya terasa longgar. Pastikan cop busi benar-benar terpasang rapat pada busi.
Area sekitar busi juga harus dipastikan kering sebelum motor kembali digunakan.
Kalau ditemukan tanda-tanda kerusakan pada cop busi, menggantinya biasanya lebih masuk akal daripada terus menebak-nebak komponen elektronik.
BACA JUGA:GIIAS Surabaya 2026 Hadirkan Banyak Program Seru, Tiket Masuk Mulai Rp 25 Ribu!
Wajib Cek Soket Kelistrikan
Selain sistem pengapian, konektor dan soket kelistrikan juga wajib dicek.
Terutama pada motor injeksi yang memiliki banyak sensor dan konektor. Air atau kelembapan yang masuk ke sambungan listrik bisa mengganggu sinyal sensor dan membuat kerja mesin tidak stabil.
Jadi, kalau motor selalu brebet setelah kehujanan tetapi kembali normal setelah kering, pola tersebut jangan diabaikan.
Justru kondisi itu bisa menjadi petunjuk bahwa ada bagian kelistrikan atau pengapian yang kurang terlindungi dari air.
BACA JUGA:Final Honda DBL 2026 West Jakarta: Kriza Akhiri Puasa Gelar, Buksi Kembali Berjaya
Jangan Paksa Jalan Kalau Brebet Makin Parah
Kalau motor hanya brebet sebentar dan kembali normal setelah kering, tetap sebaiknya dicari penyebabnya.
Apalagi jika mesin sampai mati, sulit dihidupkan, atau brebet semakin parah ketika throttle dibuka.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
