Gigi Dall’Igna Bicara Persaingan Gelar MotoGP 2026, Konsistensi Jadi Penentu
Gigi Dall’Igna Bicara Persaingan Gelar MotoGP 2026, Konsistensi Jadi Penentu---MotoGP
Martin memiliki pengalaman sebagai juara dunia dan memahami cara mempertahankan keunggulan dalam persaingan panjang.
Sementara itu, Bezzecchi tengah memburu gelar MotoGP pertamanya bersama Aprilia Racing.
Marc Marquez juga berusaha mempertahankan gelar dunia yang diraihnya pada 2025 setelah mengalami periode sulit akibat cedera.
BACA JUGA:Diogo Moreira Disebut Punya Modal Lengkap Jadi Juara Dunia, Cal Crutchlow: Beri Waktu Tiga Tahun!
Konsistensi Pernah Menentukan Gelar
Sejarah MotoGP menunjukkan bahwa jumlah kemenangan bukan satu-satunya penentu keberhasilan dalam perebutan gelar.
Francesco Bagnaia membuktikannya pada 2022 setelah bangkit dari ketertinggalan 91 poin pada paruh awal musim.
Dalam 10 Grand Prix terakhir musim tersebut, Bagnaia meraih lima kemenangan, delapan podium, dan satu kali gagal finis.
Sebaliknya, musim 2024 menunjukkan bahwa banyak kemenangan tetap tidak menjamin gelar jika terlalu sering kehilangan poin.
Bagnaia memenangkan 11 Grand Prix dan mencatat 16 podium, tetapi tiga DNF serta Sprint crash membuatnya gagal mempertahankan gelar.
Jorge Martin kemudian menjadi juara dengan tiga kemenangan Grand Prix dan torehan 16 podium Sprint.
BACA JUGA:Aldi Satya Mahendra Bidik Hasil Positif di WorldSSP 2026 Prancis, Begini Persiapannya
Peluang Pembalap Lain
Persaingan menuju gelar MotoGP 2026 juga masih berpotensi berubah karena performa pembalap lain mulai meningkat.
Ai Ogura menjadi salah satu pembalap dengan perolehan poin tertinggi sejak seri Hungaria, mengumpulkan 111 poin.
Pembalap Trackhouse MotoGP Team tersebut juga meraih kemenangan MotoGP pertamanya di Assen.
Raul Fernandez turut menunjukkan peningkatan dengan mengoleksi 99 poin pada periode yang sama.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
