MotoGP Austria 2026: Marco Bezzecchi Punya Misi Balas Dendam Usai Blunder di Misano

MotoGP Austria 2026: Marco Bezzecchi Punya Misi Balas Dendam Usai Blunder di Misano

Blunder fatal di lap pembuka balapan kandang membuat Bezzecchi kini tertinggal 33 poin dari puncak klasemen--Gold and Goose

MOTOREXPERTZ.COM -- Dua pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi dan Jorge Martín, siap tempur di MotoGP Austria 2026 yang akan digelar di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, akhir pekan ini (18-20/9/2026).

Datang tanpa jeda istirahat usai balapan di Italia, tim yang bermarkas di Noale ini membawa misi penting, yaitu menjegal dominasi Ducati dan menahan laju Marc Márquez di sirkuit yang kondang patok pengereman keras ini.

Marco Bezzecchi Punya Misi Balas Dendam Usai Blunder di Misano

Blunder fatal di lap pembuka balapan kandang membuat Bezzecchi kini tertinggal 33 poin dari puncak klasemen. Meski begitu, rider asal Italia ini enggan berlarut dalam penyesalan dan memilih fokus penuh menatap Spielberg.

"Setelah bikin kesalahan, hal terpenting adalah bisa langsung naik motor lagi. Saya jelas menyesal soal crash itu, tapi kita juga dapat banyak hal positif seperti pole position dan podium sprint," tegas Bezzecchi.

Bagi Bez, Red Bull Ring jadi panggung pas buat melupakan kenangan pahit di Misano. Ia optimistis karakter RS-GP mampu meladeni keganasan Desmosedici merah di segala kondisi.

"Rasa sakit di Misano mau kita ubah jadi motivasi ekstra di Austria," tambahnya. Ia yakin kombinasi sasis Aprilia, stabilitas pengereman, dan akselerasi bakal langsung stiff sejak sesi latihan bebas pertama (FP1).

BACA JUGA:Yamaha WR450F 2027 Meluncur, Dapat Banyak Ubahan

Jorge Martín: Nahan Sakit Arm Pump Demi Amankan Poin

Sementara rekan satu timnya, Jorge Martín, harus datang ke Austria dalam kondisi fisik yang tak 100 persen fit akibat arm pump usai seri Misano kemarin. Apalagi, jarak poinnya di puncak klasemen makin terancam oleh kejaran Marc Márquez.

Di Misano kemarin, Márquez sukses meraup 25 poin usai mengamankan podium tertinggi dan langsung menggeser Jorge Martin dari posisi puncak.

Walau keduanya kini sama-sama mengantongi 274 poin, Martín masih berhak bertengger di puncak karena unggul jumlah kemenangan balapan utama (lima berbanding satu).


Jorge Martín, harus datang ke Austria dalam kondisi fisik yang tak 100 persen fit akibat arm pump usai seri Misano kemarin.--Gold and Goose

Sirkuit Red Bull Ring yang terkenal kejam dengan titik hard braking-nya dipastikan bakal menyiksa otot lengan kanan Martín. Situasi ini jelas jadi ujian berat buat sang Martinator.

"Kecepatan kita sebenarnya bagus sampai lengan saya mulai kaku. Selesai seri Austria, kita bakal evaluasi bareng tim medis buat cari solusi terbaik sebelum tur Asia," ungkap Martín.

Meski diterpa masalah fisik, Martinator tetap percaya penuh pada performa tim dan motornya demi mengamankan poin penting akhir pekan ini.

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya
APPS ME
Berita Terpopuler