MotoGP Ubah Sejumlah Aturan Teknis, Ada Batas RPM dan Larangan Practice Start dari Pit Lane
MotoGP Ubah Sejumlah Aturan Teknis, Ada Batas RPM dan Larangan Practice Start dari Pit Lane---MotoGP
JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- MotoGP memperbarui regulasi teknis melalui keputusan terbaru Grand Prix Commission yang mencakup batas putaran mesin dan aturan practice start.
Salah satu perubahan menetapkan batas putaran mesin MotoGP sebesar 20.000 RPM secara resmi dalam regulasi kelas utama.
Batas tersebut sebenarnya sudah diterapkan melalui perangkat lunak ECU, tetapi kini dicantumkan secara eksplisit untuk memperjelas aturan.
Batas Putaran Mesin MotoGP 20.000 RPM
Motor MotoGP 1.000 cc saat ini dilaporkan mampu berputar sekitar 18.000 hingga 19.000 RPM dalam penggunaan normal.
Mulai musim depan, kapasitas mesin MotoGP akan turun menjadi 850 cc dengan perubahan diameter bore dari 81 menjadi 75 milimeter.
Perubahan tersebut turut bertujuan membatasi kemungkinan mesin mencapai putaran ekstrem meskipun kapasitas mesinnya lebih kecil.
Aturan baru mengenai batas RPM MotoGP berlaku segera setelah keputusan Grand Prix Commission ditetapkan.
Regulasi tersebut menggunakan pendekatan serupa dengan aturan pembatasan putaran mesin yang telah diterapkan pada Moto3.
BACA JUGA:Piaggio Indonesia Pajang Vespa LX 150 di PIM 2, Guyur Promo Jutaan Rupiah
Practice Start dari Pit Lane Dilarang
Grand Prix Commission juga melarang pembalap melakukan practice start dari pintu keluar pit lane di seluruh sirkuit.
Sebelumnya, praktik tersebut masih diperbolehkan pada sedikit lebih dari 30 persen sirkuit dalam kalender MotoGP.
Kini, larangan berlaku di semua sirkuit dan efektif langsung tanpa menunggu musim berikutnya.
Keputusan tersebut diambil setelah zona khusus practice start tersedia di seluruh kalender MotoGP.
Selain itu, setiap Grand Prix kini memiliki sesi khusus practice start untuk pembalap MotoGP.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
