Musim Hujan Tiba, Ban Motor dengan Kembangan Seperti Ini Lebih Aman Dipakai
Ilustrasi Pemotor Melewati Jalan dengan Kondisi Hujan--Generate Gemini
MOTOREXPERTZ.COM -- Memasuki awal Oktober 2026, hujan mulai lebih sering turun di sejumlah wilayah Indonesia sehingga pemotor perlu lebih memperhatikan kondisi kendaraan sebelum beraktivitas.
Salah satu komponen yang wajib dicek adalah ban, terutama jika kembangannya sudah menipis atau permukaannya mulai aus.
Ban yang sudah botak akan mengurangi kemampuan mencengkeram aspal saat jalan basah dan meningkatkan risiko kehilangan traksi.
Karena itu, memilih ban dengan desain kembangan yang mampu membuang air menjadi salah satu hal penting saat menghadapi musim hujan.
BACA JUGA:GIIAS Semarang 2026 Ajak Ratusan Pelajar Eksplorasi Inovasi Otomotif Global Lewat Education Day
BACA JUGA:Keren! Siswa SMKN 1 Talaga Sabet Juara Mekanik Terbaik Nasional di Ajang ESC 2026
Kembangan Ban Berperan Membelah Air
Ban untuk kondisi basah umumnya memiliki alur atau groove yang dirancang untuk mengalirkan air keluar dari area kontak ban dengan aspal. Desain tersebut membantu menjaga kontak ban dengan permukaan jalan sehingga traksi tetap terjaga ketika melintasi jalan basah.
Namun, bukan berarti jumlah kembangan yang lebih banyak selalu menjadi penentu utama. Bentuk, arah, kedalaman, dan susunan alur juga ikut memengaruhi kemampuan ban dalam membuang air.
Waspadai Gejala Aquaplaning
Genangan air menjadi salah satu kondisi yang perlu diwaspadai karena dapat memicu aquaplaning atau hydroplaning. Kondisi ini terjadi ketika lapisan air terbentuk di antara ban dan permukaan aspal sehingga kontak ban dengan jalan berkurang.
Ketika hal tersebut terjadi, kemampuan motor untuk mendapatkan traksi dan dikendalikan dapat menurun. Kecepatan yang lebih tinggi dan genangan yang semakin dalam juga dapat meningkatkan risiko terjadinya hydroplaning, sehingga pengendara sebaiknya mengurangi kecepatan dan menghindari genangan jika memungkinkan.
BACA JUGA:Oli Mesin Motor Tiba-Tiba Berkurang Padahal Gak Bocor, Ini Biang Keladinya
BACA JUGA:Posisi Klasemen Digeser Jorge Martin, Marc Marquez Siap Bikin Kejutan di MotoGP Jepang 2026
Kompon Ban Juga Perlu Diperhatikan
Selain pola kembangan, kompon ban turut berpengaruh terhadap daya cengkeram di permukaan basah. Michelin, misalnya, menjelaskan bahwa teknologi kompon berbasis silika dapat membantu meningkatkan grip di jalan basah, sedangkan desain alur tertentu membantu mengeluarkan air dari area kontak ban.
Jadi, saat memilih ban untuk penggunaan harian di musim hujan, jangan hanya melihat banyaknya kembangan. Pastikan ban masih memiliki kedalaman alur yang baik, pilih produk dengan karakter wet grip yang jelas, serta sesuaikan ukuran dan spesifikasinya dengan motor yang kamu gunakan.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
