Sering Menaruh Helm Di Tangki Motor? Ini Efek Buruknya

Jumat 20-03-2026,11:00 WIB
Reporter : Bayu Saputra
Editor : T. Sucipto

JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM - Ini memang menjadi kebiasaan umum dari para pegguna motor sport. 

Biasanya, ketika  berhenti  dan memarkir motor, helm  dilepas dari kepala dan langsung diletakan di atas tangki motor.

Meletakan posisi  helm di atas tangki motor, dianggap sangat praktis, agak lebih aman, jika dibandingkan ditempatkan di atas  spion atau pada setang.

BACA JUGA:Memicu Terjadi Dampak Besar di Moto3 Saat Regulasi Baru MotoGP 2027 Diterapkan, Eh Carmelo Ezpeleta Malah Bilang Begini...

Padahal, ada efek negatif  yang bisa muncul, jika keseringan  meletakkan helm dalam posisi tersebut.

Karena menempatkan helm di atas tangki dapat merusak  Expanded Polystyrene/Styrofoam atau EPS yang terdapat dalam helm

EPS sendiri adalah bagian pada helm berupa styrofoam yang berfungsi memberi redaman ketika terjadi kecelakaan.

Nah, EPS bisa cepat rusak jika diletakan di atas tangki karena tutup tangki motor biasanya terdapat lubang udara.

BACA JUGA:Wow! Punya Tenaga Super dan 2 Dashcam, Skutik 150 cc ini Disebut Bisa Bikin Pemilik Yamaha NMax dan Honda PCX Terpincut, Masak sih?

Lubang  itu selain berfungsi supaya bensin turun, dapat berfungsi juga sebagai keluarnya uap bensin Ketika meletakan helm di atas tangki , uap  bensin   angsung masuk ke dalam interior helm dan perlu dipahami, EPS paling sensitif dengan uap bensin.

Dan kalau terlalu sering,  helm didekatkan dengan uap bensin, jelas akan merusak EPS.

Bukti terjadinya kerusakan EPS bisa dikenali dengan munculnya bulir-bulir pada bagian dalam helm,  dan kalau ditekan terasa agak keras.

EPS  sendiri, dipahami dipasang di dalam helm  agar bisa berfungsi melindungi kepala dari benturan akibat crash atau kecelakaan.

Jika EPS  dalam helm berubah  menjadi keras, jelas ini membuat fungsi safety atau perlindungan helm menjadi berkurang,  terlebih  jika terjadi benturan.

Kategori :