Isi BBM Penuh Sampai Bibir Tangki? Ini Risiko yang Sering Tak Disadari!

Selasa 24-02-2026,11:00 WIB
Reporter : Yohanes Ishak
Editor : T. Sucipto

MOTOREXPERTZ.COM --- Banyak pengendara merasa makin penuh tangki, makin tenang di jalan. Bahkan tak sedikit yang minta diisi “sampai luber” atau benar-benar mentok di bibir tangki. 

Sekilas terlihat aman. Tapi tahukah kamu, kebiasaan ini justru bisa menimbulkan risiko tersembunyi? Mengisi BBM terlalu penuh bukan cuma soal tumpah atau bau bensin. Ada dampak teknis yang sering diabaikan.

1. BBM Butuh Ruang untuk Mengembang

Bahan bakar bisa memuai saat suhu meningkat, terutama setelah motor dipakai atau terparkir di bawah terik matahari.

Jika tangki diisi sampai penuh tanpa ruang udara, tekanan di dalam tangki bisa meningkat. Akibatnya, bensin berpotensi merembes keluar lewat selang pernapasan. Selain berisiko, ini juga bisa merusak cat bodi jika bensin mengenai permukaan luar.

BACA JUGA:Diisukan Bakal Tutup Karena Bensin Tak Kunjung Terisi, Ini Jawaban Shell Indonesia

BACA JUGA:Pertamax, BP 92, Shell Super, sampai Vivo: Adu Irit RON 92, Mana Bikin Motor Senyum, Mana Bikin Dompet Menangis?

2. Ganggu Sistem EVAP pada Motor Injeksi

Motor modern, terutama keluaran pabrikan seperti Honda dan Yamaha, sudah dilengkapi sistem penguapan (evaporative system). Sistem ini dirancang untuk mengatur uap bensin agar tidak mencemari udara.

Jika tangki terlalu penuh, bensin cair bisa masuk ke jalur uap yang seharusnya hanya dilalui gas. Dampaknya? Sistem bisa terganggu dan dalam jangka panjang memicu masalah performa atau sensor.

3. Risiko Tumpah dan Bahaya Api

Mengisi sampai bibir tangki meningkatkan kemungkinan tumpah saat motor digoyang atau terkena jalan tidak rata. Bensin yang menetes ke mesin panas jelas berbahaya. Walau jarang terjadi, risiko kebakaran tetap ada.

BACA JUGA:Pakai Bensin Murah Biar Irit? Eits, Bisa Jadi Malah Bikin Motor Cepat Rusak!

BACA JUGA:Tak lagi Motor Bensin, Kini Sunmori Motor Listrik, Mulai Dilirik?

4. Tidak Selalu Lebih Irit

Kategori :