"Saya sangat bersemangat menjalani wild-card pertama saya musim ini, terutama di Jerez," ungkap Fernandez.
Ia menambahkan bahwa masa libur musim dingin terasa sangat panjang baginya tanpa banyak kilometer.
Penampilan ini menjadi pembuktian bagi dirinya setelah musim lalu sempat mencatatkan hasil finis ke-14.
Hasil tersebut diraih saat ia melakoni debut menggunakan mesin V4 Yamaha yang revolusioner.
BACA JUGA:Profil Sirkuit Jerez: Permata Balap Spanyol yang Membentuk Legenda MotoGP
Posisi Yamaha di peringkat konsesi kategori D memberikan keuntungan tersendiri dalam regulasi teknis.
Mereka menjadi satu-satunya pabrikan yang diizinkan memodifikasi desain mesin selama musim berjalan.
Muncul spekulasi kuat bahwa Fernandez akan menguji unit mesin terbaru pada akhir pekan ini.
Mesin baru tersebut diprediksi akan menjadi basis peningkatan performa untuk seri Le Mans mendatang.
BACA JUGA:Jadwal MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez: Marquez Bakal Bangkit atau Bezzecchi Berjaya Lagi?
Pembalap utama seperti Fabio Quartararo dan Alex Rins dijadwalkan akan mengevaluasi mesin tersebut hari Senin.
Meskipun karakter lintasan Jerez cenderung sempit, tantangan besar tetap membayangi para pembalap Yamaha.
Motor YZR-M1 dikabarkan masih kekurangan daya cengkeram roda belakang dan kemampuan menikung yang optimal.
Masalah ini menjadi prioritas utama yang harus segera diselesaikan oleh para insinyur pabrikan Iwata.
BACA JUGA:Toprak Razgatlioglu Prediksi MotoGP Jerez Bakal Sulit denga Gaya Balap Superbike
Jerez tidak hanya menjadi panggung bagi Augusto Fernandez dalam statusnya sebagai pembalap tambahan.