Menurutnya, hubungan kerja sama yang sudah saling mengenal secara mendalam merupakan aset yang berharga.
Mereka tidak perlu membangun pondasi tim dari awal lagi untuk masa depan.
“Dalam motorsport, kemitraan terkuat sering kali adalah kemitraan yang sudah Anda kenal luar dalam. Bersama KTM dan Tech3, kita tidak memulai dari nol,” ujar Guenther Steiner dalam keterangan resminya.
Pondasi kuat ini didapatkan berkat kerja keras yang selama ini dipimpin oleh Herve Poncharal.
Pengalaman panjang tersebut menjadi keuntungan besar bagi tim dalam menghadapi perubahan regulasi teknis.
BACA JUGA:Tempur di World Sportbike 2026 Ceko, Ini Persiapan Arai Agaska
Keberlanjutan ini memposisikan tim secara ideal untuk beradaptasi dengan cepat saat aturan baru diterapkan.
Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, juga menyatakan kegembiraannya atas tercapainya kesepakatan jangka panjang ini.
Tahun ini dipandang sebagai babak baru yang sejalan dengan pertumbuhan dinamis kejuaraan MotoGP.
Kedua pihak telah menyelaraskan strategi demi mencapai ambisi yang lebih tinggi.
“Kami sangat senang melanjutkan perjalanan bersama dengan Tech3. Tahun ini menandai babak baru bagi tim,” jelas Pit Beirer.
Pihak manajemen pabrikan juga menyampaikan apresiasi khusus kepada seluruh jajaran manajemen baru skuat Tech3.
BACA JUGA:Promo 'MEIRIAH' AHASS Jakarta - Tangerang, Servis Motor Matic Honda Diskon Sampai 25 Persen
Komitmen loyalitas dan semangat tinggi dari tim satelit dianggap menjadi kunci kekuatan utama grup.
Fokus utama mereka kini adalah bersaing di level tertinggi pada musim 2027.
“Terdapat keyakinan kuat di pabrikan, dan bersama-sama kami menatap tahun 2027 dan seterusnya dengan fokus penuh,” tutur Pit Beirer menambahkan.