MOTOREXPERTZ.COM --- Hujan deras kerap membuat pengendara motor harus melewati genangan hingga banjir di sejumlah ruas jalan.
Kondisi ini sering memaksa pengendara tetap melaju demi sampai ke tujuan, meski berisiko merusak komponen kendaraan.
Air yang masuk ke bagian mesin maupun kelistrikan dapat menyebabkan motor mogok hingga mengalami kerusakan serius jika tidak ditangani dengan benar.
BACA JUGA:Incar Kelas Menengah, Zero Lompico Siap Alihkan Pengendara Motor Bensin ke EV
BACA JUGA:Pertalite Segera Dibatasi Sesuai CC Mesin, Ini Bocoran Aturan Resminya
Perhatikan Ketinggian Air Sebelum Melintas
Sebelum memutuskan menerobos banjir, pengendara wajib memperhatikan tinggi genangan air.
Batas aman yang disarankan umumnya tidak melebihi seperempat tinggi roda agar posisi air tetap berada di bawah lubang knalpot.
Jika ketinggian air sudah melewati batas tersebut, risiko air masuk ke mesin menjadi lebih besar dan dapat membuat motor mati mendadak di tengah jalan.
BACA JUGA:Jorge Martin Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Alami Kecelakaan di MotoGP Test Catalunya
BACA JUGA:Masih Pakai Aki Basah? Hindari Kesalahan Ini Saat Isi Air Aki Berkala
Jaga Putaran Mesin Tetap Stabil
Saat melintasi banjir, putaran mesin sebaiknya dijaga tetap stabil agar motor tidak kehilangan tenaga atau mati mendadak.
Pengendara disarankan mempertahankan bukaan gas secara konstan dan menghindari menurunkan RPM terlalu rendah selama melewati genangan.
Langkah ini juga membantu mencegah air masuk melalui knalpot yang bisa berdampak pada kerusakan piston dan ruang bakar.
BACA JUGA:Sering Disepelekan, Kebiasaan Ini Jadi Biang Kerok Error 12 di Yamaha Aerox
Pengguna Motor Matic Wajib Perhatikan Filter Udara
Khusus pengguna motor matic, posisi boks filter udara yang cenderung rendah perlu menjadi perhatian utama.