MOTOREXPERTZ.COM --- Membeli motor bekas sering membuat perhatian tertuju pada suara mesin, kondisi bodi, atau kilometer di panel instrumen.
Padahal, ada satu komponen mungil yang kerap luput dari pengamatan, yakni tutup radiator.
Bentuknya memang tidak segagah knalpot racing dan tidak semencolok fairing mulus tanpa baret, tetapi tugasnya sangat penting dalam menjaga suhu kerja mesin.
Ironisnya, banyak calon pembeli rela memeriksa setiap sudut bodi, namun melewatkan benda kecil yang justru bisa menjadi biang kerok overheat setelah motor dibawa pulang.
BACA JUGA:Wahana Honda Sebar Promo SEJIWA di AHASS Jakarta-Tangerang, Servis Jadi Lebih Hemat!
BACA JUGA:Waze Segera Hadirkan Fitur Lampu Lalu Lintas Secara Real-Time
Cek Dulu Kondisi Karetnya
Sebelum memutuskan membeli motor bekas berpendingin cairan, lakukan pemeriksaan sederhana pada tutup radiator.
Bukalah komponen tersebut lalu perhatikan bagian karetnya.
- Pastikan karet masih lentur dan tidak getas.
- Tidak terdapat sobekan atau retakan.
- Pegas dan bagian dalam tutup masih terlihat layak pakai.
Jika karet sudah aus, kemampuan tutup radiator dalam menjaga tekanan sistem pendingin akan menurun.
Komponen Kecil, Dampaknya Tidak Main-Main
Tutup radiator yang rusak tidak mampu mempertahankan tekanan coolant sesuai kebutuhan. Akibatnya, sirkulasi cairan pendingin menjadi kurang optimal dan suhu mesin lebih mudah meningkat.
Kondisi ini sering membuat tabung reservoir terisi berlebihan hingga melewati batas maksimum. Dari luar terlihat sepele, tetapi di baliknya mesin sedang bekerja dalam kondisi yang tidak ideal.
BACA JUGA:LiveWire Mulai Produksi S4 Honcho Trail dan Street, Motor Listrik Praktis untuk Mobilitas Harian
BACA JUGA:Luca Marini Soroti Tantangan Honda di MotoGP Brno 2026 Setelah Hasil Balaton Park
Jangan Tunda Penggantian
Ketika menemukan tanda-tanda kerusakan tersebut pada motor bekas incaranmu, penggantian tutup radiator sebaiknya masuk daftar prioritas.
Harga komponennya relatif terjangkau dibanding risiko perbaikan akibat mesin overheat. Pastikan juga tutup radiator pengganti memiliki spesifikasi tekanan yang sama dengan bawaan pabrik agar sistem pendingin tetap bekerja sesuai rancangan.