Masih Sering Bonceng Anak di Depan? Hati-hati, 5 Risiko Fatal Ini Mengintai Si Kecil!

Masih Sering Bonceng Anak di Depan? Hati-hati, 5 Risiko Fatal Ini Mengintai Si Kecil!

Illustrasi Pemotor Bonceng Anak di Depan--IStockPhoto

JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM -- Kebiasaan membonceng anak di bagian depan pengendara motor masih menjadi pemandangan umum yang sering kita jumpai di jalan raya.

Padahal, tindakan ini menyimpan risiko fatal yang sering disepelekan orang tua.

Risiko Membonceng Anak di Depan Pengendara

Memosisikan anak di depan pengendara, meskipun menggunakan kursi rotan tambahan, sangat tidak dianjurkan karena alasan berikut:

1. Terpapar angin dan polusi

Anak yang berada di depan langsung terkena angin, debu, dan polusi. Tubuh mereka yang kecil lebih rentan sakit dibanding orang dewasa, apalagi jika dijadikan tameng untuk pengendara.

BACA JUGA:Jadi Motor Listrik Favorit Gen Z, Polytron Raih Penghargaan di YCA 2026

2. Kesulitan berpegangan

Di depan motor, anak tidak memiliki pegangan yang aman. Ini membuat keseimbangan mereka terganggu, terutama saat motor bermanuver atau berhenti mendadak.

3. Mengganggu Konsentrasi Berkendara

Anak cenderung aktif memainkan tombol-tombol di motor. Seperti memencet klakson, lampu sein, atau bahkan menggerakkan handle gas tanpa sengaja, yang berpotensi membahayakan pengendara dan pengguna jalan lain.

4. Risiko kecelakaan lebih tinggi

Jika terjadi kecelakaan atau pengereman mendadak, anak yang berada di depan berisiko paling besar terhantam setang atau terpental keluar motor.

BACA JUGA:Hadir di IIMS 2026, Motul Bakal Rilis Produk Baru dan Tebar Diskon Gede-gedean

Tips Aman Membonceng Anak

Untuk meminimalkan risiko kecelakaan, berikut adalah langkah-langkah safety riding yang wajib dipatuhi orang tua:

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya