Beda Merek Motor dan Oli, Mesin Bisa Rusak? Ini Jawaban Tegasnya

Beda Merek Motor dan Oli, Mesin Bisa Rusak? Ini Jawaban Tegasnya

Illustrasi Mengisi Oli Mesin Motor--Istimewa

Justru risiko terbesar bukan pada perbedaan merek, melainkan pada dua hal lain: keterlambatan mengganti oli dan penggunaan oli palsu. Mesin yang jarang diganti olinya lebih rentan aus dibanding mesin yang rutin dirawat meskipun menggunakan merek berbeda. 

BACA JUGA:Pengen Tahu Oli Masih Bagus atau Tidak? Gampang! Begini Cara Ceknya Tanpa Harus ke Bengkel

BACA JUGA:Wajib Tahu! Ini Perbedaan Oli Sintetis dan Mineral Buat Motor Harian

Begitu pula oli palsu yang kualitasnya tidak terjamin dapat merusak komponen dalam waktu singkat.

Secara teknis, pabrikan motor memang memiliki lini oli sendiri. Namun, itu lebih kepada strategi bisnis dan jaminan kesesuaian spesifikasi, bukan berarti mesin hanya bisa hidup dengan satu merek tertentu.

Kesimpulannya jelas: beda merek motor dan oli tidak otomatis membuat mesin rusak. Yang penting adalah kecocokan spesifikasi dan disiplin perawatan. Jadi, sebelum membeli oli, fokuslah pada standar teknis yang direkomendasikan, bukan sekadar nama besar di kemasannya.

Dengan pemahaman yang tepat, pemilik motor tidak perlu lagi khawatir mencoba merek lain selama tetap sesuai aturan. Mesin aman, performa terjaga, dan biaya perawatan pun bisa lebih fleksibel.

Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya