Motor Matic Sering Ngeden di Tanjakan? Bisa Jadi CVT Minta Jajan
Ilustrasi servis CVT motor matic--Wahana Honda
Kerusakan pada roller secara otomatis akan merusak ritme kerja mesin saat Bradsis memutar tuas gas.
3. Kampas Kopling Matic
Untuk motor di bawah 150 cc, cek komponen ini setiap 8.000 km, sementara untuk mesin berkapasitas 150 cc ke atas bisa dilakukan setiap 12.000 km.
Indikasi kampas mulai tipis sangat mudah dirasakan, biasanya motor tetap terasa lambat meski mesin sudah meraung di RPM tinggi.
BACA JUGA:Sering Diabaikan! Ini Alasan Krusial Kenapa Rem Motor Wajib Dicek Sebelum Touring Jauh
Tips Merawat CVT Agar Awet dan Anti-Gredek
Selain servis rutin, kebiasaan berkendara juga menentukan umur panjang CVT. Berikut adalah beberapa tips praktis yang bisa kamu terapkan:
1. Hindari "Gantung Gas" di Tanjakan
Jangan pernah menahan posisi motor di tanjakan dengan membuka gas. Kebiasaan ini membuat kampas kopling cepat aus dan panas berlebih. Gunakanlah rem depan untuk menahan posisi motor.
BACA JUGA:Stop Gantung Helm di Spion! Ini Dampak yang Jarang Disadari Biker
2. Waspada Medan Ekstrem
Jika kamu sering melintasi jalanan berdebu atau genangan air (banjir), frekuensi servis harus ditambah. Debu dan kotoran adalah musuh utama sistem transmisi terbuka.
3. Pembersihan Berkala
Pastikan bagian drive pulley dibersihkan minimal setiap 8.000 km bersamaan dengan komponen lainnya untuk menjaga kelancaran putaran mesin.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-

