Suara Mesin Berubah Gara-Gara BBM? Ini Penjelasan yang Jarang Disadari!
Ilustrasi Motor sedang isi Bensin--Momotor
MOTOREXPERTZ.COM --- Pernah merasa suara mesin motor jadi lebih kasar, lebih halus, atau bahkan sedikit “ngelitik” setelah ganti jenis BBM? Banyak yang mengira itu cuma sugesti. Padahal, bahan bakar memang bisa memengaruhi karakter suara mesin. Tapi seberapa besar pengaruhnya?
Oktan Beda, Suara Mesin Bisa Beda
Setiap BBM punya nilai oktan berbeda. Semakin tinggi oktan, semakin tahan terhadap knocking atau pembakaran tidak sempurna.
Jika motor dengan rasio kompresi tinggi diisi BBM beroktan rendah, pembakaran bisa terjadi terlalu cepat. Inilah yang menimbulkan suara ngelitik atau ketukan halus dari mesin.
Sebaliknya, saat menggunakan BBM yang sesuai atau lebih tinggi dari rekomendasi pabrikan, pembakaran jadi lebih stabil. Hasilnya? Suara mesin cenderung lebih halus dan respons gas terasa lebih enak.
BACA JUGA:Diisukan Bakal Tutup Karena Bensin Tak Kunjung Terisi, Ini Jawaban Shell Indonesia
BACA JUGA:Stok Bensin Masih Langka di SPBU, Ini Alasan Shell Indonesia
Mesin Injeksi Lebih Sensitif
Motor modern keluaran pabrikan seperti Honda dan Yamaha sudah memakai sistem injeksi dengan sensor yang cukup presisi. Sistem ini bisa menyesuaikan campuran udara dan bahan bakar, tapi tetap punya batas toleransi.
Jika kualitas BBM kurang baik atau tercampur, pembakaran tidak optimal bisa memicu suara mesin lebih kasar, terutama saat akselerasi atau di putaran rendah.
Efek Jangka Pendek vs Jangka Panjang
Dalam jangka pendek, perubahan suara biasanya hanya terasa saat mesin bekerja lebih berat. Namun dalam jangka panjang, penggunaan BBM yang tidak sesuai spesifikasi bisa menyebabkan kerak di ruang bakar. Kerak ini membuat kompresi tidak stabil dan suara mesin makin kasar.
Selain itu, pembakaran yang tidak sempurna juga bisa membuat mesin terasa cepat panas dan performa menurun.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-

