Alasan Mengapa Regulasi Tekanan Ban Menentukan Hasil Balapan MotoGP
Alasan Mengapa Regulasi Tekanan Ban Menentukan Hasil Balapan MotoGP---MotoGP
BACA JUGA:Peluang Nicolo Bulega ke MotoGP 2027 Makin Tipis, Ducati Punya Rencana Lain?
Namun, persentase durasi pemenuhan batas tersebut naik menjadi 60% untuk balapan utama.
Batas minimum untuk ban belakang tetap bertahan pada angka 1,68 bar.
Pelanggaran di balapan Grand Prix akan dikenakan penalti waktu selama 16 detik.
Sementara itu, pelanggaran saat balapan Sprint dikenakan penalti waktu sebesar 8 detik.
BACA JUGA:Marco Bezzecchi Sukses Pecahkan Rekor, Lima Kemenangan Beruntun MotoGP 2026 Jadi Tolak Ukur Baru
Penalti hanya bisa dibatalkan jika tim mampu membuktikan adanya kerusakan teknis.
Contohnya adalah kerusakan pada velg yang menyebabkan kebocoran udara secara konsisten.
Perubahan teknis besar-besaran akan terjadi pada tahun 2027 dengan mesin 850cc.
Ban eksklusif MotoGP juga akan beralih dari Michelin ke pabrikan Pirelli.
BACA JUGA:Cakram Brembo Hyction Terbaru Lebih Ringan dengan Teknologi MotoGP untuk Performa Ekstrem
Perpindahan ini dipastikan akan mengubah nilai tekanan minimum yang harus dipatuhi tim.
Pirelli menyatakan keterbukaan untuk menyesuaikan persentase durasi serta besaran hukuman nantinya.
Semua keputusan akhir akan bergantung pada data uji coba dan kesepakatan komisi.
Langkah ini diambil untuk memastikan transisi teknologi berjalan lancar bagi seluruh tim.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
