Tanpa Disadari, Malas Ganti Busi Ternyata Bikin Motor Boros Bensin
Cek Kesehatan Motor Lewat Busi--NGK
MOTOREXPERTZ.COM --- Di tengah upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM), perawatan motor menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan.
Salah satu komponen yang kerap dianggap sepele adalah busi. Padahal, kondisi busi sangat berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar dan performa mesin secara keseluruhan.
Masih banyak pengguna motor yang menunda penggantian busi selama kendaraan tetap bisa digunakan.
Kebiasaan ini membuat busi dipakai hingga bertahun-tahun tanpa perawatan. Padahal, busi memiliki peran vital dalam proses pembakaran di ruang mesin, sehingga kondisinya harus selalu optimal.
BACA JUGA:AHRT Panen Podium di ARRC 2026 Sepang, Rheza Danica dan Herjun Atna Gak Ada Obat!

Ilustrasi busi pada motor--ChatGPT
Dampak Langsung ke Konsumsi BBM
Seiring pemakaian, elektroda busi akan mengalami keausan yang menyebabkan percikan api melemah.
Kondisi ini membuat proses pembakaran tidak berjalan sempurna, sehingga bahan bakar tidak terbakar maksimal dan konsumsi bensin menjadi lebih boros.
Selain itu, busi yang jarang diganti juga dapat memicu penumpukan kerak karbon yang berdampak pada penurunan performa mesin.
Waktu Ideal Ganti Busi dan Pencegahan
Untuk menjaga kinerja motor tetap efisien, kamu disarankan mengganti busi secara berkala, umumnya setiap 6.000 hingga 8.000 kilometer.
BACA JUGA:Lagi Naik Daun! Cek Update Harga Motor Listrik Yadea All Varian per April 2026
BACA JUGA:Tampil Gagah Bak Moge! Bedah Spesifikasi dan Teknologi Honda CB125R Jepang 2026 yang Bikin Ngiri
Meskipun busi masih mampu memercikkan api, penurunan performa sering kali tidak terdeteksi tanpa alat khusus.
Temukan konten motorexpertz.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
